Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Polisi Harus Usut Berita Hoaks 99 Persen Teroris Berlatar Belakang Muhammadiyah

RABU, 30 MEI 2018 | 16:21 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Anggota Komisi III DPR RI, Anwar Rachman mengimbau Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) agar dapat mengembangkan kewenangannya dalam hal penyidikan penyebaran paham terorisme.

"Perlu dilakukan perluasan untuk BNPT melakukan kewenangan agar terorisme lebih cepat ditangani dari sisi penyidikannya," ujar Anwar Rachman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).

Lebih lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, salah satu hal yang perlu diselidiki oleh BNPT saat ini terkait berita bohong yang beredar di media sosial yang menyatakan 99 persen teroris berlatar belakang Muhammadiyah.


"Yang beredar di medsos sekarang 99 persen teroris berlatar belakang Muhammadiyah ini meresahkan, perlu kajian apakah benar atau tidak, kalau tidak benar segera lakukan klarifikasi," tegasnya. [fiq]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya