Berita

Politik

Bakal Capres-Cawapres Versi PA 212 Sudah Memenuhi 10 Kriteria

SELASA, 29 MEI 2018 | 18:17 WIB | LAPORAN:

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ulama, Tokoh, dan Aktivis Persaudaraan Alumni 212 menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, sebagai salah satu calon Presiden RI dalam Pilpres 2019.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Alumni 212, KH Slamet Ma'arief, mengungkapkan hasil pleno Rakornas yang baru saja dilangsungkan.

"Berdasarkan suara dan pendapat yang masuk, sebagian besar menginginkan agar PA 212 memperjuangkan Imam Besar Habib Rizieq Shihab untuk menjadi calon presiden republik Indonesia," kata Slamet sambil membacakan hasil rekomendasi dalam konferensi pers di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (29/5).


Ada nama-nama lain yang ikut direkomendasikan menjadi calon presiden yaitu Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi, Yusril Ihza Mahendra dan Zulkifli Hasan.

Tak hanya merekomendasikan capres. PA 212 juga merekomendasikan nama-nama calon wakil presiden.

"Kemudian juga tadi beberapa nama yang direkomendasikan untuk diperjuangkan menjadi calon wakil presiden di antaranya Ahmad Heryawan, Hidayat Nurwahid, Yusril Ihza Mahendra, Anies Matta, Zulkifli Hasan, Bachtiar Nasir dan tadi muncul nama Anies Baswedan," jelas Slamet.

Semua orang yang masuk dalam daftar itu dianggap sudah memenuhi 10 kriteria calon presiden dan wakil presiden versi PA 212. Ke-10 syarat itu adalah Beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT; Laki-laki dan sudah baliq; Warga negara Indonesia; Beragama Islam dan berakhlakul karimah; Mampu mengatasi rasa lapar dengan mengaplikasikan harta dan barang temuan 20 persen; Strata pendidikan minimal S-1.

Lalu, berkomitmen menegakkan dan mengamalkan Pancasila yang termaktub dalam Pembukaan UUD 45; Memiliki integritas dan keberanian membela agama, bangsa dan negara; Berkomitmen menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia; dan tidak pernah terlibat dan termasuk dalam aliran sesat dan berpaham komunis. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya