Berita

Petani garam/Net

Politik

Garda NKRI Akan Gelar Aksi Tabur Garam Di Istana Negara

SELASA, 29 MEI 2018 | 06:19 WIB | LAPORAN:

Garda NKRI akan menggelar aksi tabur garam di depan Istana Negara, Rabu (29/5) siang.

Aksi ini digelar atas polemik impor garam antara Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) di bawah pimpinan Susi Pudjiastuti dan Kementerian Perindustrian yang dikomandoi oleh Airlangga Hartarto.

"Garda NKRI akan menggelar aksi unjukrasa terkait dengan polemik impor garam ini. Kami akan melakukan aksi tabur garam di depan Istana Negara nanti,” tegas Ketua Umum Garda NKRI Haris Pertama dalam keterangannya, Selasa (29/5).


Haris menuturkan, bahwa kuota impor garam yang diajukan oleh KKP sebesar 2,17 juta ton, sementara Kementerian Perindustrian keukeuh dengan 3,7 juta ton.

"Kalau 3,7 juta ton sisanya mau diapakan, ini bukan jumlah yang tidak sedikit, kenapa Airlangga Hartarto begitu bersikeras dengan jumlah sebesar ini. Ada apa?" terang aktivis HMI ini.

Pendiri Kamerad tersebut juga menyesalkan langkah yang dilakukan oleh Kemenperin dengan kuota impor sebanyak itu, seharusnya Kemenperin sadar bahwa kita negara dengan luas laut terpanjang, masa tidak bisa mendorong untuk memproduksi garam dan selalu bergantung pada impor.

"Kita tidak boleh membiarkan ini, Airlangga Hartarto harus bertangung jawab atas kelebihan impor ini," kata Haris.

Dia menambahkan Garda NKRI Akan menggelar aksi pada rabu, 30 Mei 2018 dan akan menabur garam di depan Istana sebagai bentuk kekecewaan terharap sikap Menteri Airlangga hartarto yang begitu keukeuh dengan jumlah impor garam.

"Rabu, kami akan melakukan aksi, sekaligus kan menggelar aksi tabur garam di depan istana nanti, sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kemenperin,” pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya