Berita

Politik

Lagu #2019GantiPresiden Bukan Lagu Asal Jadi

MINGGU, 20 MEI 2018 | 22:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Lagu berjudul #2019GantiPresiden tengah jadi sorotan. Lagu tersebut muncul di media sosial Youtube dan disebar di grup-grup Whats App. Lagu mulai muncul di Youtube sejak Sabtu 19 Mei 2017 kemarin setelah diunggah oleh beberapa youtuber, seperti RUANG HIJRAH, muzik mania dan DR NEWS.

Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo) Bastian P. Simanjuntak memuji lagu #2019GantiPresiden. Lagu itu bukan lagu asal jadi. Aransemen musiknya bagus, dinamika nadanya manis, liriknya sangat sesuai dengan realita hidup saat ini.

"Saya yakin lagu 2019 Ganti Presiden akan menjadi lagu favorit generasi milenial karena memang menggambarkan kisah hidup mereka," kata Bastian melalui pesan elektronik kepada redaksi, Minggu (20/5).


Dia mencontohkan lirik lagu soal serbuan TKA yang mengisi lowongan-lowongan pekerjaan tentu menjadi kekhawatiran generasi milenial sebab mereka yang paling dirugikan.

"Lowongan pekerjaan yang seharusnya untuk mereka malahan diisi oleh tenaga kerja asing," kata Bastian.

Ia juga menyebut di dalam lirik lagu #2019GantiPresiden juga digambarkan bagaimana rakyat semakin susah, rakyat ingin cepat menghabiskan tahun 2018 dan segera melangkah ke tahun 2019 agar bisa ganti presiden secepatnya. Lagu #2019GantiPresiden seolah ekspresi yang dirasakan rakyat Indonesia dan diwakili lewat sebuah lagu.

"Lagu ini bisa jadi lagu perjuangan bagi generasi milineal, cocok pula untuk segala usia dan profesi," tukas Bastian.

Berikut kutipan lirik lagu "2019 Ganti Presiden" tersebut;

Dulu kami hidup tak susah
Mencari kerja sangat mudah
Tetapi kini, pengangguran
Semakin banyak nggak karuan

10 juta lapangan kerja
Tetapi bukan untuk kita

Kerja, kerja, kerja, buruh aslinya kerja
Anak, anak, bangsa tetap nganggur aja

Di sana sini orang menjerit
harga-harga selangit hidupnya yang sulit

Sembako naik, listrik naik
Di malam buta bbm ikut naik

(buset)…

Pajak mencekik usaha sulit
Tapi korupsi subur pengusahanya makmur

Rumah rakyat kau gusur, nasib rakyat yang kabur
Awas awas kursimu nanti tergusur

Beban hidup kami sudah nggak sanggup
Penggennya cepat-cepat tahun depan

2019 ganti presiden
Kuingin presiden yang cinta pada rakyatnya

2019 ganti presiden
Kuingin presiden yang tak pandai berbohong

2019 ganti presiden
Kuingin presiden yang cerdas gagah perkasa

2019 ganti presiden
Bukan presiden yang suka memenjarakan ulama
Dan rakyatnya ye ye

Beban hidup kami udah nggak kuat
Maunya cepat-cepat tahun depan.
[dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya