Berita

Foto/Net

Politik

Daftar 200 Dai Mirip Proyek Cleaning Service Yang Beraroma Korupsi

MINGGU, 20 MEI 2018 | 17:15 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jumlah data penceramah (dai) yang dirilis Kementerian Agama tak ubahnya penentuan perusahaan pemenang proyek pemeliharaan gedung kementerian yang dipimpin Lukman Hakim Saifuddin itu.

Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman mengatakan keduanya sama-sama berdasarkan selera Sekjen Kemenag Nur Syam.

"Selain list 200 penceramah yang dikeluarkan sesuai dengan selera Sekjen Kemenag, ada juga selera yang sama dalam menentukan pemenang proyek pemeliharaan gedung Kementerian Agama. Di mana setiap tahun proyek pemeliharaan gedung atau cleaning service selalu dimenangkan oleh PT Aldira Mitra Sejati," kata Jajang melalui pesan elektronik kepada redaksi, Minggu (20/5).


Dikatakan dia, PT Aldira Mitra Sejati sangat beruntung sama halnya dengan 200 penceramah yang kebetulan masuk list Kemenag. Jika Aldira Mitra Sejati beruntung karena menjadi langganan proyek cleaning service, maka 200 penceramah yang masuk list juga dapat untung karena secara tidak langsung dipromosikan oleh Sekjen Kemenag.

Jajang mengungkap anggaran yang dihabiskan untuk proyek pemeliharaan gedung atau cleaning service gedung Kemenag jika diakumulasikan selama 3 tahun dari 2016 sampai 2018  mencapai Rp 17 miliar. Adapun Aldira Mitra Sejati beralamat di Jalan Matraman 30E, Menteng Square AR15, Jakarta Pusat.

Dia mangatakan ada ratusan perusahaan yang digugurkan Sekjen Kemenag dalam proses lelang. Ada beberapa perusahaan yang layak menawarkan harga efisien namun nasibnya sama dengan ratusan ribu penceramah yang sebenarnya juga layak masuk list Kemenag namun diabaikan.

Karena arogansi Sekjen Kemenag yang selalu menunjuk Aldira Mitra, kata Jajang, menimbulkan potensi kerugian negara sebesar Rp 723 juta. Nilai proyek yang diajukan Aldira Mitra Sejati, kata dia, kelewat mahal jika dibandingkan penawar lainnya. Di tahun 2018, misalnya, harga yang diajukan Aldira Mitra Sejati sebesar Rp 6,7 miliar padahal PT. Mitracom Solusindo memberikan penawaran Rp 6,6 miliar.

"Saran kami kepada Kementerian Agama, lebih baik fokus membuat kurikulum yang isi ceramah terkait mana yang boleh disampaikan kepada publik dan mana yang tidak boleh. Bukan sibuk ngurusin daftar penceramah yang hanya menimbulkan kegaduhan. Menteri Agama, tolong diawasi kinerja anak buahnya jangan sampai ada uang negara yang diam-diam diembat oknum tidak bertanggung jawab," tukas Jajang.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya