Berita

Foto/Net

Otomotif

Honda BeAT Kuasai Pasar Ekspor Motor

Laku 10.167 Unit
SABTU, 19 MEI 2018 | 10:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

. Honda BeAT eSP ter­catat sebagai sepeda motor produksi Indonesia yang pal­ing diminati di pasar ekspor pada bulan April 2018. Skutik produksi PT Astra Honda Mo­tor (AHM) ini pada bulan lalu membukukan angka ekspor sebanyak 10.167 unit, seka­ligus memberikan kontribusi tertinggi sebanyak 31 persen terhadap ekspor motor skutik nasional.

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Indus­tri Sepeda motor Indonesia (AISI) pada bulan lalu, jumlah ekspor sepeda motor nasional dalam kondisi utuh (Com­pletely Built Up/CBU) dari Indonesia tercatat sebanyak 44.271 unit. Ekspor jenis mo­tor skutik produksi Indonesia bulan lalu tercatat 33.029 unit dan BeAT mendominasi di segmen ini.

AHM juga mengekspor jenis skutik lain yaitu Honda Vario series sebanyak 5.045 unit dan 5 unit Honda Scoopy sehingga total ekspor skutik Honda pada bulan lalu tercatat 15.217 unit. Honda BeAT eSP juga tercatat sebagai produk skutik Honda terlaris dengan kontribusi 67 persen terhadap total ekspor skutik Honda pada bulan April 2018.


Sementara itu, total ekspor sepeda motor Honda sebanyak 16.354 unit atau berkontri­busi 37 persen terhadap ek­spor sepeda motor nasional. Selain jenis skutik, AHM juga mengekspor tipe motor lain ke mancanegara. Pada segmen motor bebek, total ekspor motor Honda tercatat 663 unit yang berasal dari Honda Sonic 150R 528 unit, Honda Revo 80 unit, Honda Blade 40 unit, dan Honda Supra Series 15 unit.

Sementara itu, pada segmen motor sport, AHM mencatat­kan distribusi ekspor sebanyak 474 unit. Ekspor motor sport Honda tertinggi berasal dari Honda CRF150L yaitu 280 unit, Honda CBR150R 144 unit, Honda CB150 Verza 30 unit dan Honda CB150R Streetfire 20 unit.

General Manager Over­seas Business Division AHM Kurniawati Slamet menga­takan, perusahaan akan se­lalu berupaya meningkatkan jumlah ekspor sepeda motor dengan menghasilkan produk dengan kualitas baik berstandar international yang mampu me­menuhi kebutuhan konsumen Honda secara global. Saat ini, BeAT memang tidak hanya primadona di market domestik tapi juga di pasar ekspor.

"Kami optimistis penca­paian ekspor sepeda motor Honda akan meningkat pada tahun ini. Hal ini selaras den­gan komitmen kami untuk mendukung kinerja ekspor pemerintah dengan produk berkualitas agar kami mampu menemani para konsumen Honda meraih mimpi di ber­bagai belahan dunia," ujar Kurniawati.

AHM mengekspor sepeda motor Honda dalam bentuk CBU ke beberapa negara antara lain Filipina dan Bangladesh. Sepeda motor Honda dalam kondisi terurai (Com­pletely Knocked Down/CKD) diekspor ke beberapa negara tujuan, yaitu Jepang, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Kam­boja. ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya