Berita

Foto: Net

Nusantara

ITW: Perluasan Wilayah Ganjil Genap Ide Orang Malas

SABTU, 19 MEI 2018 | 04:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ide memperluas wilayah kebijakan ganjil genap untuk menekan populasi kendaraan pribadi di jalan raya merupakan ide dari orang yang malas.

Begitu kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan menanggapi usul dari Ditlantas Polda Metro dan Dishub DKI kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) soal perluasan wilayah ganjil genap hingga ke Kuningan, MT Haryono, Gatot Subroto, Kemayoran, Pondok Indah dan Arteri Pondok Indah.

"Mereka malas berpikir sehingga gagal paham, bahkan tidak punya nyali untuk membuat kebijakan pembatasan penjualan dan kepemilikan kendaraan bermotor. Sebab upaya itulah yang sebenarnya efektif untuk mengendalikan populasi kendaraan yang setiap hari bertambah," ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (19/5).


Kata dia, pemerintah selama ini hanya ingin enak sendiri. Dalam hal ini, hanya mau menerima pajak kendaraan tetapi tidak bertanggung jawab dan mengabaikan kewajiban untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas.

Kebijakan ganjil genap, sambungnya, bukan upaya efektif mengatasi kemacetan. Tetapi hanya memindahkan kemacetan ke jalan lain pada waktu tertentu.

"Ganjil genap juga bukan upaya menekan jumlah kendaraan yang setiap hari terus bertambah. Tetapi hanya membatasi gerak kendaraan pada waktu tertentu," sambung Edison.

"Jadi perluasan wilayah ganjil genap itu adalah ide setengah gila," tukasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya