Berita

Foto: Net

Politik

Rescue Perindo Rangkul Anak Muda Siaga Bencana

SABTU, 19 MEI 2018 | 03:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rescue Perindo terus melakukan konsolidasi dan perekrutan personel yang siap terjun dalam aksi-aksi tanggap darurat dan penanganan bencana. Saat ini sudah terbentuk kepengurusan tingkat DPW di 31 provinsi dan ratusan tingkat DPD kabupaten/kota.

Rescue Perindo merupakan salah satu organisasi sayap Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Hingga kini, kegiatan reguler telah bergulir di seluruh Indonesia seperti fogging atau pengasapan mengatasi nyamuk penyebab demam berdarah dengue dan malaria, layanan ambulans gratis siaga 24 jam dan turut dalam penanganan bencana.

“Kami sudah terbentuk hampir di seluruh provinsi dan kabupaten/kota, targetnya akan ada di seluruh daerah tingkat satu. Semangat kita adalah mengedepankan nilai-nilai kemandirian, solidaritas dan kesukarelawanan pada sesama,” kata Ketua Umum DPP Rescue Perindo Adin Denny usai acara pembagian takjil di kawasan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Jumat (18/5).


Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, ternyata sangat menarik minat anak-anak muda bergabung di Rescue Perindo baik pusat hingga daerah. Banyak di antaranya memiliki latar belakang siswa SMA dan mahasiswa pecinta alam, personel yang telah mengikuti beragam pelatihan SAR dan penanganan medik, serta memiliki pengalaman terjun dalam penyelamatan dan penanganan bencana.

Adin menengarai, kuatnya minat generasi muda bergabung dengan Rescue Perindo lantaran kesesuaian aktivitas organisasi ini dengan jiwa kesetiakawanan sosial. Selain itu, anak-anak muda yang memiliki energi dan waktu luang memang perlu difasilitasi ke kegiatan positif.

“Hal-hal itu yang juga membuat kita semua terus optimistis bahwa generasi muda, generasi milenial kita, masih sangat peduli dengan nilai-nilai kemanusiaan. Rescue Perindo sangat terbuka sebagai salah satu wadah bagi rekan-rekan muda,” paparnya.

Dalam hal fogging, Rescue Perindo di daerah aktif melakukan kegiatan ini dengan dukungan penuh dari pengurus pusat. Hingga kini ratusan mesin fogger telah didistribusikan ke seluruh DPW dan DPD.

“Mereka aktif dan sudah terjadwal melakukan pengasapan gratis. Alhamdulillah, kita kompak dan respons masyarakat sangat baik yang bahkan meminta untuk fogging secara rutin,” ujar Adin. Pihaknya juga mempersilakan masyarakat untuk mengajukan permohonan melalui pengurus RT/RW kepada pengurus Perindo atau Rescue Perindo setempat. “Ini fogging gratis, tidak dipungut uang sepeserpun,” tegasnya.

Pada pelaksanaannya, fogging juga melibatkan organisasi sayap lainnya seperti Baja, Komando hingga Kartini Perindo. Selain itu, Rescue Perindo juga berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk memperlancar kegiatan di lapangan.

“Fogging sudah sampai kita lakukan di Papua. Kita apresisasi Ketua DPW Rescue Perindo Efril Pangaribuan dan para kadernya karena sangat tanggap dengan kondisi di sana, yang bukan hanya rawan DBD tapi juga malaria,” papar Adin.

Pada situasi tanggap darurat, organisasi ini juga terjun dalam penanggulangan bencana tanah longsor dan banjir di antaranya di Klaten, Wonogiri, Jawa Tengah; Gunungkidul, Jawa Tengah; Pacitan, Jawa Timur; Setu, Tangerang Selatan; Padeglang Banten dan lain-lain.

Di luar situasi bencana, Rescue Perindo juga peduli dengan kondisi masyarakat. Beberapa waktu lalu, DPD Rescue Perindo Pandeglang menyerahkan bantuan peralatan pertanian kepada petani yang selama ini kesulitan biaya untuk menyewa peralatan pertanian.

Diungkapkan oleh Sekjen Rescue Perindo Yudhistira Ikhsan Pramana, melalui kegiatan dan aksi-aksi kemanusiaan, para personel Rescue Perindo juga ditempa dalam hal keorganisasian dan kepemimpinan. “Banyak personel kami yang sekaligus menjadi pengurus Partai Perindo di pusat dan daerah. Ini menunjukkan Rescue Perindo juga menjadi wahana pengkaderan dan regenerasi,” katanya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya