Berita

Dunia

Korsel Akan Gunakan Berbagai Saluran Untuk Jembatani Korut Dan AS

KAMIS, 17 MEI 2018 | 18:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Republik Korea atau Korea Selatan menawarkan diri menjadi mediator untuk menengahi ketegangan yang mendadak kembali muncul antara Republik Rakyat Demokratik Korea atau Korea Utara dengan Amerika Serikat.

Kantor Presiden Gedung Biru, hari Kamis pagi (17/5) menggelar pertemuan khusus untuk membahas ketegangan itu.

Dikutip dari situs resmi Gedung Biru, bahwa pertemuan yang dipimpin Direktur Dewan Keamanan Nasional Chung Euiyong digelar pukul 07.00 waktu setempat.


Dewan Keamanan Nasional Korsel membahas pembatalan pertemuan antara pihak Korut dan Korsel yang sedianya digelar sehari sebelumnya (Rabu, 16/5).

Disebutkan dalam rilis Gedung Biru, bahwa Dewan Keamanan Nasional Korsel memastikan kembali komitmen mereka pada hasil pertemuan Kim Jong Un dan Moon Jaein tanggal 27 April lalu, serta memutuskan akan melanjutkan pembicaraan kedua belah pihak dalam waktu sesegera mungkin.

Sebagai tambahan, Korsel akan menggunakan berbagai saluran antara Korsel dan AS juga antara kedua Korea untuk mengkordinasikan perbedaaan pandangan sehingga pertemuan tingkat tinggi antara pemimpin Korut dan AS yang sudah direncanakan dapat dilakukan dengan semangat saling menghormati.

Anggota Dewan Keamanan Nasional juga setuju untuk menyelenggarakan pertemuan kedua Korea seperti yang sudah dijadwalkan termasuk di dalamnya memantau pemusnahan fasilitas ujicoba nuklir Korut di Punggyeri, serta mempersiapkan peringataan pertemuan 15 Juni 2000 antara Kim Daejung dan Kim Jong Il sesuai dengan semangat Deklarasi Panmunjeom. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya