Berita

Otomotif

Planet Ban Menjadi #TemanMudik2018 Bagi Pengguna Motor

KAMIS, 17 MEI 2018 | 16:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Memasuki bulan Ramadan dan merayakan hari raya Idul Fitri, tradisi pulang kampung alias mudik Lebaran di Indonesia masih tinggi bahkan volumenya semakin masif.

Jika melihat data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan yang memprediksi jumlah pemudik menggunakan sepeda motor mencapai 6,39 juta orang tahun ini.

Sepeda motor memang masih menjadi alat transportasi utama pemudik, yang menurut Badan Pusat Statistik menyebutkan jumlah pengendara sepeda motor di Indonesia mencapai 105 juta pada 2016. Pemerintah Indonesia pun ditantang untuk melancarkan tradisi mudik tahunan ini semakin baik setiap tahun.


Melihat tren tersebut, Planet Ban sebagai penyedia layanan terbaik untuk perawatan motor, berkomitmen untuk menjadi #TemanMudik2018 bagi para pengguna kendaraan roda dua. Planet Ban terus menyediakan layanan untuk memenuhi kebutuhan pengendara motor sebelum, selama, dan sesudah mudik.

"Mudik adalah tradisi yang sangat dekat dengan penduduk Indonesia. Ini adalah momen spesial setahun sekali untuk berkumpul dan bertemu kembali dengan keluarga dan orang-orang yang disayangi. Untuk itu, Planet Ban  berkomitmen membantu para pemudik agar bisa selamat sampai ke kampung halaman. Apalagi untuk pemudik yang harus melakukan perjalanan jauh dengan motor, kami ingin Planet Ban menjadi #TemanMudik2018 yang bisa mereka andalkan," kata Direktur Komersial Planet Ban, Deden Hendra Sakti dalam keterangannya, Kamis (17/5).

Seperti apa persiapan mudik dengan kendaraan roda dua yang benar? Kata Deden, sebelum mudik dimulai, pengguna motor dianjurkan mengecek terlebih dahulu kondisi motornya. Ini penting untuk menghindari kerusakan di tengah perjalanan. Apalagi setiap bulan pengendara motor di Indonesia membeli lebih dari tiga juta ban motor. Planet Ban sebagai perusahaan ritel modern tak hanya menawarkan produk ban, tapi juga oli motor, aki motor, brake pad, dan break shoe.

Untuk melindungi kenyamanan berkendara selama mudik, Planet Ban juga menyediakan Layanan Bantu untuk para pemudik yang memiliki masalah ban, oli, atau aki di tengah perjalanan. Jika aki bermasalah atau ban bocor di wilayah Jabodetabek, pemudik bisa langsung menghubungi Planet Ban melalui aplikasi Whatsapp. Dan dalam 30 menit, petugas mekanik resmi akan tiba ke area untuk memberikan perbaikan oli atau ban bocor.

"Permasalahan teknis seperti ini masih menjadi kendala bagi para pemudik. Walaupun kendaraan berada kondisi prima, masih ada kemungkinan terjadinya masalah pada ban, oli, atau aki, yang menyebabkan perjalanan mudik terhambat. Untuk itu, sebagai #TemanMudik2018, Planet Ban siap siaga dengan menerjunkan petugas kami agar bisa menyelesaikan masalah mereka, sehingga pemudik bisa melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman," ungkap Deden.

Sementara itu, setelah mudik berakhir, pengendara roda dua dianjurkan untuk kembali mengecek kondisi motor mereka di cabang Planet Ban terdekat. Saat ini Planet Ban memiliki lebih dari 600 toko di seluruh Indonesia, sehingga bisa melayani jutaan pengendara motor di kampung halaman mereka.

"Pengecekan setelah mudik ini penting, supaya kami bisa mendeteksi apabila ban motor sudah aus atau oli motor harus segera diganti, sehingga tidak menghambat perjalanan balik ke kota berikutnya," kata dia.

Adapun visi mereka, memberikan pengalaman yang ramah, lengkap, dan menyenangkan untuk semua pelanggan motor di Planet Ban. Sesuai visi tersebut, mereka ingin menjadi #TemanMudik2018, yang bisa menemani para pelanggan mulai dari persiapan mudik, di tengah perjalanan, hingga selamat untuk kembali ke kota asal mereka.

Planet Ban merupakan ritel modern yang melayani kebutuhan pengendara motor Indonesia melalui penjualan dan perawatan suku cadang motor, terutama ban motor. Didirikan pada 2011 di bawah naungan PT Surganya Motor Indonesia, Planet Ban sekarang sudah memiliki 600 toko di seluruh Indonesia. Planet Ban juga selalu menjaga kualitas produk dan tenaga mekaniknya. [rus]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya