Berita

Agus Hermanto/RMOL

Politik

Pimpinan DPR: Pemerintah Yang Menunda Pengesahan RUU Terorisme

RABU, 16 MEI 2018 | 12:16 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto tidak setuju usulan penerbitan Perppu Terorisme sebagai pengganti UU 15/2003 tentang Tindak Pidana Terorisme yang masih berlaku dan dalam proses revisi.

Menurut Agus, kewenangan mengganti UU harus disetujui oleh kedua belah pihak yaitu DPR dan Pemerintah.

"UU itu kan harus disetujui oleh DPR dan Pemerintah sehingga tidak ada dalam hal ini yang bisa menentukan hal tersebut (pengeluaran Perppu) dan harus dua-duanyalah yang mengerjakan UU tersebut," ujar politisi Demokrat itu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5).


Menurut Agus, sikap pemerintah yang masih menimbang definisi terorisme dan menunda pengesahan RUU Terorisme tersebut lah yang justru menyebabkan keterlambatan pengesahan.

"Sebelum masa penutupan rapat paripurna dulu, kan akan diambil keputusan dari RUU tersebut, namun pemerintah ingin menyamakan persepsinya dulu tentang masalah definisi terorismenya, sehingga pemerintahlah yang meminta menunda," ujarnya.

Ditambahkan Agus, kalau sekarang internal Pemerintah sudah sepakat definisi terorisme, rasanya tidak perlu waktu yang lama untuk mengesahkan RUU tersebut.

DPR akan kembali ngantor pada 18 Mei hingga jelang Lebaran. Diharapkan RUU Terorisme akan rampung pada masa sidang ini. [rus]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya