Berita

Husni Abdullah/RMOL

Nusantara

Selamatkan Aset DKI Rp 110 Miliar, Lurah Ini Kaget Dipuji Gubernur Anies

RABU, 16 MEI 2018 | 06:53 WIB | LAPORAN:

Lurah Kramat Jati, Jakarta Timur, Husni Abdullah tak menyangka sama sekali mendapat penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta.

Namanya tiba-tiba disebut Gubernur Anies Baswedan dalam acara peluncuran Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi. Ia dianggap gigih menyelamatkan aset DKI di wilayahnya.

Aset dimaksud adalah lahan seluas 7.200 meter persegi dengan nilai Rp 110 miliar di Jalan Raya Bogor, persisnya di samping kantor Camat Kramat Jati.


"Itu ada lapangan bola HEK yang selama ini kita sebutkan itu luasnya lebih kurang 7.200 meter. Saat ini masih dalam gugatan hukum yang mereka ingin menguasai lahan tersebut agar pindah tangan dari Pemda DKI menjadi milik per orangan," tutur Husni di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Husni menceritakan, pada 2005, seorang warga Bidaracina bernama Wan Ahmad dan ahli warisnya, Rosana mengklaim kepemilikan lahan tersebut dengan menggugat Lurah Kramatjati saat itu.

"Mereka nggak ada SHM (Surat Hak Milik). Dia pegang eigendom zaman Belanda. Sementara tanah ini, lahan ini sudah dikuasai sama Pemda lebih daripada 50 tahun," ujar Husni.

Atas dasar itulah ia berani memperjuangkannya. Husni sendiri baru menjadi lurah Kramatjati pada 2015.

"Saya selaku aparat yang ada di wilayah, mempertahankan itu walaupun mereka sudah menang di gugatan pertama saya tetap melakukan gugatan selanjutnya sampai tingkat terakhir," ulas Husni.

Dalam perjalanan gugatan itu, Husni mengaku sempat dihimpit 300 orang preman dan 2 ribu warga yang mempertahankan lahan. Namun ia tak gentar.

Soal undangan dari Balaikota ini memang sudah diterimanya dua pekan sebelumnya. "Ya saya datang untuk memenuhi undangan, tapi kalau untuk dikasih penghargaan saya belum diberi tahu. Dadakan ini Mas," tambahnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya