Berita

Foto/Net

Politik

MUI: Kasus Keluarga Dita Tidak Sesuai Syariat Islam

RABU, 16 MEI 2018 | 03:07 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Pengurus MUI Pusat, Abdul Moqsith Ghozali menjelaskan kasus keluarga Dita Upriyanto bukan bagian dari ajaran syariat Islam.

Menurutnya tindakan yang dilakukan Dita dan istri salah dan tidak diajarkan dalam agama.

"Di dalam kasus keluarga Dita Supriyanto ini salah, sebab Nabi Muhammad SAW tidak pernah melibatkan perempuan dan anak dalam perang," ujar Abdul Moqsith Ghozali dalam diskusi di Rumah Pergerakan Gus Dur, Pegangsaan, Jakarta, Selasa (15/5).


Abdul menambahkan nihilnya pelibatan perempuan dan anak dalam jihad atau perang tidak hanya diterapkan oleh Nabi Muhammad namun juga diterapkan oleh sahabat-sahabatnya.

Ia menilai pelibatkan perempuan dan anak dalam perang itu tidak syari dan tidak ada penjelasan dalam syariat.

"Istri nabi tidak dilibatkan dalam perang begitu pula dengan sahabat-sahabat nabi, jadi jelas pelibatan perempuan dan anak dalam jihad atau perang itu tidak punya argumentasi Alquran, hadis, maupun kesejarahan, lemah dari sudut itu," terang Ghozali. [nes]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya