Berita

Foto/Net

Nusantara

KAI Tambah Personel Keamanan Di Stasiun Pasar Senen & Gambir

Antisipasi Teror Bom
SELASA, 15 MEI 2018 | 09:20 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) melalui PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengawasan di wilayah kerjanya. Hal ini dilakukan, guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, pasca terjadinya serangkaian peristiwa ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur.

Executive Vice President (VP) KAI Daop 1 Jakarta R Dadan Ru­diansyah mengatakan, pihaknya memfokuskan pengawasan uta­ma di dua stasiun yakni Stasiun Gambir dan Pasar Senen karena merupakan awal pemberangkatan dan kedatangan kereta api jarak menengah dan jarak jauh.

"Ini menjadi fokus kami karena hampir setiap harinya terdapat ribuan orang di dua lokasi terse­but," ujarnya, melalui siaran pers.


Ia menjelaskan, antisipasi yang dilakukan KAI Daop 1 Jakarta antara lain, memperketat pengawasan dengan menambah jumlah personel pengamanan yang sebelumnya hanya 25 personel per hari menjadi 30 personel di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

Selain itu, disiapkan mirror untuk kendaraan roda empat yang akan masuk ke stasiun, proses pemeriksaan boarding pass juga menjadi lebih ketat dilengkapi alat scanner detektor logam portable.

"Semua orang yang ada di stasiun, baik itu pengguna jasa maupun seluruh pegawai kereta api tetap waspada dan melapor­kan apabila ada orang atau benda yang mencurigakan," katanya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh petugas di Sta­siun wilayah Daop 1 Jakarta untuk terus waspada terhadap hal-hal yang dapat mengancam keselamatan. "Perketat penjagaan dan pengawasan, jangan sampai kecolongan," katanya.

Mudik Gratis

Menjelang pelaksanaan hari Raya Idulfitri atau Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar program mudik gratis yang akan dimulai pada 5 hingga 7 Juni 2018 untuk masyarakat umum.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menuturkan, program mudik gratis bertajuk "Mudik Bareng KAI" ini diselenggara­kan untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, ke berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Kami menyediakan sebanyak tujuh perjalanan KA selama tiga hari untuk mengakomodasi 1.520 penumpang yang mengi­kuti program Mudik Bareng KAI," ujarnya, di Jakarta.

Adapun kereta api yang disiap­kan dalam program ini, meliputi Kertajaya Lebaran relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiun Surabaya Pasarturi, Brantas Lebaran relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiun Blitar, dan Kutojaya Utara Tam­bahan relasi Stasiun Pasarsenen - Stasiun Kutoarjo.

Ia menyebutkan, jadwal ke­berangkatan dibagi dalam tiga tahap, yakni pada 5 Juni 2018, masyarakat akan dilayani dengan dua kereta, yakni Kertajaya Lebaran yang melayani rute Stasiun Pasarsenen-Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 08.45 WIB.

Selain itu, kereta Brantas Lebaran, yang melayani Stasiun Pasarsenen-Stasiun Blitar pukul 18.00 WIB. Pada 6 Juni 2018, juga dilayani dengan dua kereta, yakni Kertajaya Lebaran dengan rute Sta­siun Pasarsenen-Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 08.45 WIB.

Lalu ada kereta Brantas Leba­ran rute Stasiun Pasarsenen-Stasiun Blitar pukul 18.00 WIB. Sedangkan pada 7 Juni 2018, dilayani tiga kereta api, yakni Kertajaya Lebaran dengan rute Stasiun Pasarsenen-Stasiun Sura­baya Pasarturi pukul 08.45 WIB.

Kemudian ada Brantas Lebaran dengan rute Stasiun Pasarsenen-Stasiun Blitar pukul 18.00 WIB, kemudian Kutojaya Utara Tambahan dengan rute Stasiun Pasarsenen-Stasiun Kutoarjo pukul 23.20 WIB.

"Program mudik gratis ini se­bagai salah satu bentuk kepedu­lian kepada masyarakat serta untuk mengurangi angka kecela­kaan dan kemacetan di jalan raya selama masa mudik Lebaran 2018," katanya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang tertarik untuk mengikuti program yang dii­nisiasi Kementerian BUMN(Badan Usaha Milik Negara) ini dapat melakukan pendaftaran mulai 14 Mei 2018 pukul 13.00 WIB. "Pendaftaran di­lakukan secara online melalui website mudikbarengbumn.kai.id atau mudikbarengbumn.co.id," tandasnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya