Berita

Dadi Budaeri/Humas Pemkot Tangerang

Nusantara

Sekda Ajak Semua Instansi Perangi Narkoba Di Kota Tangerang

SENIN, 14 MEI 2018 | 20:51 WIB | LAPORAN:

Badan Narkotika Kota (BNK) Tangerang diminta untuk bisa melibatkan setiap instansi yang ada di kota Tangerang dalam pemberantasan narkoba.

"Pemberantasan narkoba memerlukan keterlibatan semua pihak baik itu instansi vertikal maupun instansi pemerintah daerah. Terutama Lembaga Pemasyarakatan atau Imigrasi karena memang banyak mantan warga binaan karena kurangnya komunikasi akhirnya mereka malah menimbulkan persoalan baru," papar Sekretaris Daerah kota Tangerang Dadi Budaeri saat mengisi materi dalam acara Pengembangan Kapasitas Aparatur yang dilakukan BNK Tangerang di Hotel Narita Cipondoh, pekan lalu.

Untuk itu, lanjut Dadi pihaknya akan mengajak instansi lain untuk berkolaborasi, bersama-sama memberantas narkoba di kota Tangerang.


"Nanti kita bisa komunikasikan terkait pola pemberdayaan mantan warga binaan, termasuk juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal warga binaan. Karena berdasarkan pengalaman kami jika ada komunikasi yang baik penanganan persoalan sosial bisa teratasi dengan mudah," tuturnya di hadapan 25 peserta yang berasal dari berbagi unsur pemerintahan dan juga masyarakat.

Dadi juga menyebutkan sejauh ini BNK Tangerang telah melaksanakan tugasnya dengan baik seperti rutin melaksanakan penertiban dan menyosialisasikan bahaya narkoba di kalangan masyarakat.

Bahkan beberapa program yang direncanakan seperti pencanangan kampung bebas narkoba (Kampung Bersinar), Satgas Narkoba dan program bersifat pencegahan lainnya dinilai mulai menampakkan hasil. Namun pemberantasan narkoba akan lancar bila ada dukungan menyeluruh dari masyarakat.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih peduli dan tanggap dalam mencegah peredaran narkoba di sekitar lingkungannya. Dengan begitu upaya pemberantasan narkoba akan lebih mudah.

"Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memberantas narkoba, karena program apapun yang kita luncurkan akan berhasil bila partisipasi masyarakat tinggi," tukasnya.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya