Berita

Lokasi Bom Di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya/Net

Nusantara

Polisi: Bisa Saja Keluarga Anton Dan Dita Punya Hubungan Jaringan Teror

SENIN, 14 MEI 2018 | 04:28 WIB | LAPORAN:

Kepolisian belum bisa memastikan hubungan Anton terduga pelaku teror di Rusunnawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur dengan pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin menilai bisa saja Anton memiliki hubungan jaringan dengan keluarga Dita Oepriarto, pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Sebab dari kediaman Anton, polisi menemukan bahan peledak. Diduga Anton ingin melakukan aksi teror seperti keluarga Dita. Bahkan saat dilakukan penyisiran Anton masih memegang pemicu bom meski ladakan pertama sudah terjadi di kediamannya di lantai 5 blok B3 Rusunnawa Wonocolo.


"Bisa saja ada hubungannya," ujar Machfud kepada wartawan di Rusunnawa Wonocolo, Jawa Timur, Senin (14/5).

Hasil identifikasi Polri, keluarga Dita merupakan pihak yang melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jatim.

Diketahui bom pertama meledak sekitar pukul 07.30 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Surabaya.

Pelaku merupakan dua anak laki-laki Dita bernama Yusuf Fadil (18) dan Firman (16). Keduanya menggunakan motor yang menerobos masuk ke Gereja Santa Maria Tak Bercela. Bom diduga diletakkan di pangkuan pelaku.

Selang beberapa menit bom kedua meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno dan tidak lama kemudian bom meledak di gereja GKI di jalan Diponegoro.

Pelaku yang menyerang di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya yang menggendarai Mobil Avanza adalah Dita.

Dita melakuakn serangan bom bunuh diri dengan cara menabrakkan mobil yang dikemudikannya ke Gereja Pantekosta.

Namun sebelum melakukan aksinya, Dita terlebih dahulu mengantar isteri dan dua anak perempuannya ke Gereja GKI Jalan Diponegoro.

Istrinya bernama Puji Kuswati melakukan aksi bom bunuh diri bersama kedua anak perempuan Fadila Sari (12) dan Pamela Rizkita (9).

Di hari yang sama Polisi mendapat laporan ada ledakan di Rusunawa Wonocolo. Hasil penelusuran tim Gegana dan Jihandak ledakan bersumber dari bom rakitan di lantai 5 blok B3 yang ditinggali oleh keluarga Anton.

Tiga anak Anton menjadi korban luka akibat ledakan. Sementara Antor, istri dan anak pertama tewas ditempat. Anton tewas ditembak polisi lantaran masih memengang pemicu bom. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya