Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli Minta Pemerintah Segera Atasi Masalah Sertifikasi Profesi Medis

SABTU, 12 MEI 2018 | 12:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Indonesia sangat membutuhkan lembaga sertifikasi profesi kesehatan. Keberadaan lembaga itu penting agar para perawat dan tenaga medis lainnya di Indonesia bisa bersaing secara internasional.

Demikian dikatakan ekonom senior Dr. Rizal Ramli dalam Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim (STIKBA) Jambi dan orasi ilmiah di Swiss-Belhotel, Kota Jambi, Sabtu (12/5).

"Kami minta Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Kesehatan bersinergi agar masalah serifikasi ini dibereskan. Sehingga perawat dan tenaga medis kita bisa bekerja di seluruh dunia," kata Rizal.


Rizal mengatakan tingginya permintaan tenaga perawat Indonesia dari luar negeri tidak akan bisa terpenuhi jika perawat Indonesia tidak memiliki sertifikasi profesi seperti yang dipersyaratkan oleh negara yang menjadi tujuan. Tenaga medis Indonesia dibutuhkan antara lain oleh Jepang, Taiwan dan Eropa.

"Walaupun sekolah sudah lulus, sudah dididik, tapi kalau belum sertifikasi jadi masalah. Jadi sertifikasi ini penting," kata Rizal.

Selain mengedepankan nilai profesionalitas, kata Rizal, tenaga medis juga perlu meningkatkan kompetensi lainnya, diantaranya penguasaan bahasa asing. Penguasaan bahasa jadi kunci berkomunikasi sebab pelayanan kesehatan memuaskan sulit tercapai tanpa kemampuan berbahasa yang baik.

"Orang-orang Indonesia terkenal ramah, luwes, murah senyum dan lain-lain. Ini modal penting. Tetapi dalam memberi pelayanan kesehatan bahas juga penting. Perlu menguasai bahasa Inggris dan bahasa-bahasa lainnya," tukas Rizal.

Data resmi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) tahun 2016 menyebut permintaan tenaga perawat Indonesia dari luar negeri sebanyak 15.431 orang, namun hanya dapat dipenuhi sekitar sepertiganya yakni 5.625 orang atau 37 persen.

Kendala utama adalah tenaga medis Indonesia tidak memiliki atau tidak lulus sertifikasi internasional yang berlaku universal seperti National Licensure Examination-Registered Nurese (NCLEX-RN) yang dikeluarkan di Amerika.

Sertifkasi NCLEX-RN ketika BNP2TKI merilis data tersebut dapat diperoleh melalui pelatihan dan ujian di empat negara Asia yakni Filipina, Taiwan, Hongkong dan India. Sehingga tenaga medis Indonesia yang ingin memperoleh sertifikasi ini harus mengikuti pelatihan di keempat negara tersebut. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya