Berita

Foto: Net

Politik

Jokowi: Berbeda Pilihan Wajar, Tapi Jangan Retak

SABTU, 12 MEI 2018 | 05:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berbeda pilihan silakan dalam gelaran pesta demokrasi merupakan hal wajar. Tapi jangan gara-gara berbeda pilihan hubungan antar masyarakat jadi retak.

Begitu pesan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Harlah ke 93 Yayasan Al Khairiyah dan Silaturahim Seribu Ulama Banten, di Pondok Pesantren Al Khairiyah, Citangkil, Cilegon, Banten, Jumat (11/5) petang.

"Rugi besar dan biaya sosialnya terlalu besar (kalau gaduh), hanya urusan pilkada setiap 5 tahun," kata Jokowi seperti dikutip dari laman Setkab.


Dalam Pilkada Serentak 2018, Jokowi mengimbau kepada untuk memilih calon pemimpin yang paling baik. Tapi, setelah acara pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), masyarakat harus kembali rukun sebagai saudara sebangsa setanah air.

"Jangan sampai dibawa kemana-mana. Ini adalah hajatan politik dan kadang politik itu banyak jahatnya," sambung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Jokowi mengingatkan bahwa seluruh elemen bangsa ini adalah saudara. Sehingga, diharapkan tidak ada saling mencela, mengejek, menjelekkan, mencemooh, curiga, ujaran kebencian, dan adu ujaran kedengkian di media sosial.

"Mestinya, kita perkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah insaniyah, ukhuwah basyariyah lebih besar lagi, kita jaga bersama-sama," tutupnya. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya