Berita

Mahathir Mohamad/Net

Politik

Kemenangan Mahathir Bakal Hembuskan ‘Melayu Spring’ Ke Indonesia

SABTU, 12 MEI 2018 | 00:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kemenangan Mahathir Mohamad di Pemilu Malaysia akan menggelorakan "Melayu Spring" di Indonesia.

Begitu tegas Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Jakarta, Jumat (11/5).

Dia menjelaskan Mahathir merupakan tokoh yang dikenal dengan gagasan Melayu harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri sejak puluhan tahun lalu.


Sementara situasi di Indonesia saat ini juga tengah dalam ancaman gelombang kehadiran para pekerja asing, yang mengancam pekerja lokal.

"Situasi Indonesia dan Malaysia mirip. Ada ketimpangan sosial dan besarnya jumlah tenaga kerja RRC yang semakin menakutkan," tegas Syahganda.

Dia yakin kemenangan Mahathir, yang didukung Anwar Ibrahim, akan menginspirasi perjuangan yang sama di kalangan para aktivis di Indonesia.

Gelombang Melayu Spring, sebagaimana Arab Spring yang terjadi di kawasan Timur Tengah akan melanda Indonesia. Apalagi, Indonesia akan menggelar pemilu presiden pada tahun depan.

“Pengaruh ‘Melayu Spring’ ini akan mirip dengan ‘Arab Spring’ beberapa waktu lalu, yang dimulai dengan perubahan revolusioner di Tunisia, lalu melanda negara negara Arab,” tukas bakal caleg PAN itu.

FGD bertajuk "Mengapa Mahathir Menang?" yang diselenggarakan SMC ini sengaja digelar untuk merespon kemenangan Mahatir Mohammad dalam Pemilu Malaysia.

Selain Syahganda, hadir juga dalam FGD ini pendiri Islamic Network (Isnet) di Amerika, Bahctiar Miun, Dosen Studi Pembangunan ITB Jahja Hanafi, seorang ulama Farhat Umar, dan mantan anggota DPR RI Djoko Edhi Abdurrahman.

Dalam kesempatan ini, Djoko Edhi mengaku yakin bahwa kesamaan situasi geopolitik antara Malaysia dan Indonesia, yang didominasi asing akan menghasilkan perlawanan serupa.

Edhi berharap tokoh-tokoh perubahan yang menginginkan Indonesia terbebas dari dominasi asing mampu membangun kebersamaan, seperti masa Reformasi 98 yang dikenal sebagai Kelompok Ciganjur. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya