Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Survei: Nicolas Maduro Kantongi 55,9 Persen Suara Di Pemilu Venezuela

JUMAT, 11 MEI 2018 | 15:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Calon presiden petahana Nicolas Maduro diperkirakan akan mengantongi suara terbanyak dalam pemilu presiden yang akan digelar 20 Mei mendatang.

Dalam survei terbaru yang dirilis International Consulting Services (ICS) baru-baru ini, ditemukan bahwa dari sekitar 20 juta pemilih yang terdaftar di Venezuela, 67,5 persen di antaranya mengaku bersedia keluar rumah untuk menggunakan hak pilihnya 20 Mei mendatang. Dengan demikian, diperkirakan ada sekitar 13,9 juta warga Venezuela yang akan menggunakan hak pilihnya.

Dalam survei yang sama ditemukan bahwa 55,9 persen atau 7,8 juta pemilih akan memilih Maduro dari dari Partai Sosialis Bersatu Venezuela atau PSUV. Angka itu melesat jauh dari dua pesaingnya.


Henri Falcon dari Partai Kemajuan Progresif yang terkenal anti-Chavista, dalam survei tersebut, diprediksi akan mengantongi 25,4 persen suara atau 3,5 juta pemilih dan calon independen, Javier Bertucci diprediksi mengantongi 16,2 persen suara atau sekitar 2,2 juta pemilih.

Sementara itu suara abstain atau belum tahu akan menjatuhkan pilihan pada siapa berjumlah 2,5 persen.

Pemilu Presiden Venezuela sendiri sejatinya dijadwalkan akan digelar Desember 2018, namun sempat akan dimajukan pada 22 April 2018 sebelum akhirnya diputuskan digelar di tanggal 20 Mei 2018.

Pemilihan akan diawasi oleh Dewan Pemilihan Nasional, dengan staf pemilu disusun melalui lotere pemilih terdaftar. Bukan hanya itu, tempat pemungutan suara juga dilengkapi dengan beberapa mesin voting layar sentuh DRE berteknologi tinggi. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya