Berita

Sultan Ibrahim bin Sultan Iskandar/Repro

Dunia

Raja Malaysia Didesak Segera Lantik Perdana Menteri Baru

KAMIS, 10 MEI 2018 | 14:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Mohamad V belum juga melantik perdana menteri baru menggantikan Najib Razak.

Tidak diketahui pasti apa alasan di balik penundaan pelantikan itu. Sejauh ini, anggapan yang berkembang mengatakan bahwa Raja Malaysia masih membutuhkan kepastian tentang siapa yang akan dilantik sebagai Perdana Menteri.

Apakah Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Wan Azizah Wan Ismail, atau Mahathir Mohamad.


Menurut Konstitusi Malaysia, Yang Dipertuan Agong memiliki waktu selama 120 hari sebelum melantik. Waktu selama ini digunakan untuk mempertimbangkan masak-masak figur yang akan memimpin pemerintahan Malaysia. Kewenangan ini memang belum pernah digunakan.

Desakan agar Perdana Menteri baru segera dilantik juga disampaikan Raja Johor Sultan Ibrahim bin Sultan Iskandar.

"Saya minta kerajaan (pemerintah) dilantik serta merta dan jangan membuang masa lagi. Saya harap Istana Negara ini hari juga melantik Perdana Menteri yang baru," katanya dalam video yang diunggah di akun Facebook miliknya.  

"Karena ini adalah kepentingan rakyat, bukan kepentingan saya ataupun individu," sambungnya.

Kamis dinihari (10/5) Mahathir Mohamad telah mengumumkan kemenangan Pakatan Harapan dalam Pemilihan Raya Umum ke-14 (PRU14), kemarin (Rabu, 9/5).

PH adalah koalisi yang dibentuk untuk menghadapi pemilihan umum, terdiri dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Wan Azizah Wan Ismail dan Democratic Action Party (DAP) yang dipimpin Tan Kok Wai, dan Partai Warisan dari Sabah.

PKR memperoleh 104 kursi, DAP memperoleh 9 kursi, dan Partai Warisan memperoleh 8 kursi. Bila ditotal menjadi 121 kursi.

Kamis siang, giliran Najib Razak menyampaikan pidato kekalahan. Di mata Najib, kekalahan partainya dalam PRU14 lebih karena serangan fitnah yang dilancarkan pihak lawan. Namun demikian, dia menerima hasil pemilu dan menghormati pilihan rakyat.

Dalam PRU14 ini BN memperoleh 79 kursi.

Selain PH dan BN, partai lain yang ikut PRU14 adalah Partai Islam Malaysia (PAS) yang memperoleh 18 kursi, Partai Solidariti (1 kursi), dan 3 kursi independen.  [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya