Berita

Mahathir Mohamad dan istri bersama Rachmawati di Jakarta, 2016/RMOL

Dunia

Mahathir Menang, Rachmawati: Old Soldiers Never Die

KAMIS, 10 MEI 2018 | 08:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kemenangan kubu oposisi Malaysia yang dipimpin Mahathir Mohamad dalam pemilihan di negeri tetangga itu juga disambut gembira putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri.

Mahathir yang sudah berusia 92 tahun akan kembali menjadi Perdana Menteri Malaysia. Dia akan tercatat sebagai kepala pemerintahan tertua di dunia.

Mahathir pernah menjadi Perdana Menteri Malaysia selama dua dasawarsa, dari tahun 1981 hingga 2003.


Dalam perbincangan dengan redaksi Kamis pagi (10/5), Rachma mengatakan, kemenangan Mahathir Mohamad memperlihatkan bahwa kecintaan pada bangsa dan negara yang begitu tinggi membuat Mahathir rela menghabiskan masa tuanya untuk tetap memikirkan dan bekerja demi bangsa dan negara.

Rachma dan Mahathir berteman baik. Pada tahun 2015, Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) dan Universitas Bung Karno (UBK) memberikan Star of Soekarno kepada Mahathir di Jakarta.

Di tahun selanjutnya, Mahathir memberikan kuliah umum di hadapan civitas akademika UBK di Jakarta.

Rachma juga sudah dua kali diterima Mahathir di kantornya, Yayasan Kepimpinan Perdana, di Putra Jaya, Malaysia.

"Saya sempat khawatir saat mendengar Pak Mahathir kembali terjun ke dunia politik. Tetapi alasan-alasan yang dimilikinya, saya rasa sangat kuat. Beliau pernah menyampaikan kekhawatirannya pada masa depan Malaysia dalam pertemuan kami di Jakarta tahun 2016," ujar Rachma.

Menurut Rachma, dirinya menghormati Mahathir karena keduanya memiliki cara pandang yang sama dalam melihat perkembangan politik dunia akhir-akhir ini.

"Kami berdua sepakat bahwa praktik neokolonialisme dan neoimperialisme harus dihadapi dengan sungguh-sungguh. Bagaimanapun juga kepentingan bangsa dan negara, kepentingan rakyat banyak harus ditempatkan sebagai prioritas pertama," sambung Rachma lagi.

Rachma mengatakan, telah menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Mahathir Mohamad dan kemenangan demokrasi Malaysia ini melalui jurubicaranya, Teguh Santosa.

"Saya sungguh berharap kita dapat memetik pelajaran penting dari kemenangan Pak Mahathir. Old soldiers never die," demikian Rachma. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya