Berita

Emelia J Nomleni/Net

Nusantara

Sekjen PDIP Kagum Dengan Daya Juang Mama Emi

KAMIS, 10 MEI 2018 | 06:25 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Semangat dan daya juang Cawagub NTT Emelia J Nomleni (Mama Emi) dalam kampanye mendapat perhatian khusus oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hal ini dibuktikan dari kehadiran Hasto saat debat ke-2 Cagub-Cawagub NTT di Studio iNews TV, Jakarta, Selasa (8/5).

Menurutnya semangat Mama Emi yang membuat ia rela hadri dalam acara debat yang ditayangkan secara langsung tersebut.


"Ketika saya bertanya tentang semangat juang Mama Emi ini ternyata mengambil keteladanan Bunda Theresa yang selalu terpanggil melayani orang miskin, terpinggirkan dan membela bagi mereka yang menjadi korban ketidakadilan," kata Hasto saat dihubungi, Kamis (10/5).

Daya juang Mama Emi inilah, lanjut Hasto, yang menjadikan PDI Perjuangan terus memperkuat barisan untuk memenangi Pilgub NTT 2018.

"Saya hadir karena ketegaran sosok  Mama Emi. Dia pantang menyerah dan terus membangkitkan optimisme bagi masa depan NTT," ujarnya.

Di samping itu, Hasto mengungkapkan, kehadirannya sebagai sekjen partai dalam debat kali ini untuk memastikan kuatnya dukungan PDI Perjuangan terhadap pasangan nomor urut dua ini.

Hasto menegaskan, PDI Perjuangan memaksimumkan dukungan kepada Marianus-Mama Emi setelah melihat kuatnya dukungan publik terhadap perempuan berambut putih itu.

"Mama Emi menunjukkan kualitas kepemimpinan yang selalu mencari cahaya terang di tengah berbagai persoalan. Mama Emi dengan ketegaran hatinya mampu membangun harapan bagi kemajuan NTT," ujarnya.

Untuk diketahui, debat ke-2 Cagub-Cawagub NTT ini mengambil tema 'Penataan Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi'. Dalam pemaparan visi misinya, Mama Emi menjelaskan, kemajuan suatu daerah terwujud karena adanya sistem birokrasi yang baik, tertata dan transparan, dan lebih utama hasil kerjanya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

"Hal ini menjadi salah satu tujuan kami pasangan Marhaen (Marianus Sae-Emi Nomleni) yaitu memajukan NTT dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif dan efisien," ujarnya.

Soal pemberantasan korupsi, kata Mama Emi, hukum harus ditegakkan sekalipun langit runtuh. "Hukum adalah panglima utama," ujarnya.

"Begitupun Bapak Marianus Sae. Hukum yang nantinya akan menyatakan kepastian status beliau. Mari kita hormati asas praduga tak bersalah, dan mari kita semua menjadi masyarakat yang taat dan menghormati hukum," ujarnya.

"Satu yang pasti seorang Marianus Sae adalah pemimpin yang mau bekerja keras untuk kepentingan masyarakat dan benar-benar telah terbukti dan dirasakan rakyatnya saat menjabat Bupati Ngada," imbuhnya. [nes]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya