Berita

Foto: ist

Nusantara

Rusmadi Mau Jadi Gubernur UKM

RABU, 09 MEI 2018 | 06:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Gubernur Kalimantan Timur Rusmadi Wongso berkomitmen memajukan usaha kecil menengah. Ia berjanji memberikan bantuan permodalan bagi pengusaha UKM.

"Saya akan berusah jadi Gubernur UKM," ujar Rusmadi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (8/5).

Kekuatan UKM, menurut Rusmadi, terbukti tahan dari badai kriris ekonomi yang pernah terjadi beberapa kali di Indonesia. Sektor-sektor inilah yang harus dikuatkan di Kaltim, karena sesuai dengan visi ekonomi Rusmadi-Safaruddin dalam "Kaltim Bermartabat".


Secara khusus Rusmadi menjanjikan bantuan permodalan dengan bunga pinjaman 6 persen bagi pengusaha tahu tempe di Kampung Selili. Sebagai pusat pengrajian tahu tempe di kota Samarinda, Rusmadi melihat adanya masa depan yang baik bagi pengrajin maupun pemerintah.

Selain memberikan kemudahan bunga pinjaman yang rendah, Rusmadi ingin menata kampung tahu tempe Selili agar produknya lebih berkualitas dan jumlah produksinya meningkat. Selain itu, kampung tersebut bisa menjadi tujuan wisata kuliner.

"Kita akan bangun kampung ini (Selili) yang bisa membuat tahu tempe berkualitas. Dan, warga yang lewat mampir beli tahu tempe. Anak muda kita dorong juga membuka cafe di sini agar masyarakat tergerak untuk berusaha," kata Rusmadi.

Rusmadi mendorong masyarakat agar memiliki usaha kecil dan koperasi. Ini agar, pertumbuhan ekonomi Kaltim lebih berkualitas.

"Koperasi dan UKM harus digerakkan. Sehingga semua bergerak dan tak hanya migas dan batubara saja tumbuh," katanya.

UKM katanya banyak menyerap tenaga kerja dan dapat menopang ekonomi Kaltim ketika harga migas dan batubara turun.

"Untuk membantu permodalan bagi UMKM, tak perlu jaminan agunan. Nanti, pemerintah yang fasilitasi jaminan agunan melalui Jamkrida. Modal untuk usaha tahu tempe pasti dibantu karena menguntungkan," tukas Rusmadi.[nes]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya