Berita

Limusin yang ditumpangi Putin/RT

Global

Mengenal Lebih Dekat Limusin Baru Putin Di Upacara Pelantikan

SELASA, 08 MEI 2018 | 10:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu hal yang menarik perhatian saat upacara pelantikan Valdimir Putin sebagai Presiden Rusia untuk periode selanjutnya awal pekan ini adalah kendaraan yang ditumpanginya.

Untuk pertama kalinya, dia memamerkan kepada publik mobil negara baru limusin buatan dalam negerinya.

Limusin itu dikembangkan dalam sebuah program yang disebut "Kortezh" yang dibuat Putin sejak tahun 2012 lalu. Limusin ini diproduksi oleh lembaga penelitian Rusia yang dikenal dengan akronim NAMI, dan akan didistribusikan dalam kemitraan dengan produsen mobil Rusia Sollers. Limusin ini sengaja dikembangkan Rusia untuk para pejabat tinggi negara.


Limusin baru ini ditetapkan untuk menjadi pewaris sedan ZIL buatan Rusia yang selama beberapa dekade mengangkut para pemimpin Soviet.

Proyek Kortezh ini dibuat untuk menggantikan mobil Jerman yang sebelumnya digunakan pejabat tinggi Rusia.

Rusia diketahui tidak menggunakan mobil yang diproduksi di dalam negeri untuk transportasi pejabat senior sejak zaman Soviet.

Namun Putin memuat gebrakan baru dengan membentuk proyek Kortezh untuk menunjukkan kemampuan teknologi dan industri Rusia. Proyek ini sekaligus merupakan upaya Rusia untuk mengurangi ketergantungannya pada barang dan teknologi impor.

Beberapa tamu tampak bertepuk tangan saat melihat mobil yang membawa Putin tidak jauh dari kantornya ke aula Kremlin untuk pelantikan Senin kemarin (7/5).

Putin telah di masa lalu secara terbuka mendorong mobil buatan Rusia di depan kamera televisi dalam upaya untuk memelihara patriotisme dan mendukung industri otomotif domestik.

Menteri Perdagangan Denis Manturov mengatakan pejabat negara akan dapat beralih ke kendaraan Kortezh ketika cukup banyak dari kendarana tersebut tersedia.

Kementerian Perdagangan mengatakan mobil-mobil itu akan dipasarkan di bawah merek Aurus dan tersedia untuk dijual mulai awal 2019.

Dalam pidato pelantikannya, seperti dimuat Reuters, Putin mengatakan inovasi dan penelitian teknologi sangat penting bagi masa depan Rusia untuk mengikuti perubahan global. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya