Berita

Filipina/Net

Dunia

Pasukan Filipina-AS Gelar Latihan Gabungan Di Pulau Luzon

SENIN, 07 MEI 2018 | 14:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan Filipina dan Amerika Serikat memulai serangkaian latihan militer bersama di wilayah Filipina awal pekan ini. Latihan militer gabungan ini dirancang untuk mengasah kemampuan interoperabilitas pasukan kedua negara dalam memerangi terorisme dan bantuan kemanusiaan.

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan bahwa latihan selama 12 hari yang mengusung tema "Balikatan 2018" akan fokus pada pelatihan interoperabilitas untuk mengatasi masalah keamanan tradisional dan non-tradisional.

Sekitar 5.000 marinir, pelaut dan penerbang dari Filipina, dan 3.000 tentara Amerika Serikat berpartisipasi dalam latihan tahun ini yang akan dilakukan di beberapa lokasi di pulau Luzon utama Filipina.


Duta Besar Amerika Serikat untuk Filipina Sung Kim mengatakan pelatihan tidak hanya akan fokus pada bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana, tetapi juga akan memasukkan pelatihan yang diidentifikasi dalam laporan aksi pasca-Marawi seperti operasi militer di daerah perkotaan.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengatakan latihan tahun ini termasuk skenario fiksi, yang akan meningkatkan kemampuan perencana untuk menguasai dan mengendalikan kekuatan dari tingkat markas.

Latihan tahunan "Balikatan" adalah yang paling komprehensif di antara beberapa latihan militer bersama AS-Filipina tahunan atau reguler. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya