Berita

Peta Nigeria/Net

Dunia

Serangan Bandit Di Nigeria, 45 Orang Tewas

SENIN, 07 MEI 2018 | 11:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 45 orang tewas dalam serangan di sebuah desa di Nigeria utara akhir pekan kemarin.

Serangan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian insiden yang menggarisbawahi ketidakamanan di beberapa bagian negara itu.

Tidak jelas mengapa desa Gwaska di negara bagian utara Kaduna diserang.


"Kemarin kami menemukan 12 mayat dan hari ini kami menemukan 33 mayat," kata Austin Iwar, komisaris polisi Kaduna seperti dimuat Reuters.

Desa tersebut terletak di dekat area yang dikenal dengan banditry, di mana hutan lebat menyediakan tempat persembunyian jauh dari penegak hukum.

Kelompok-kelompok bandit itu di wilayah selama bertahun-tahun kerap berulah dan pemerintah kesulitan untuk menangkap mereka.

Kasus terbaru kembali menyoroti kepemimpinan Presiden Muhammadu Buhari memenangkan pemilu Nigeria 2015. Dia berjanji untuk membawa keamanan ke ekonomi terbesar dan negara paling padat di Afrika, tetapi telah berjuang untuk memenuhi janji tersebut. Dia sekarang mencari masa jabatan kedua di Februari 2019.

Para kritikus dan penentangnya mempertanyakan rekam jejaknya mengatasi berbagai konflik yang melanda Nigeria, dari Boko Haram dan pemberontakan ISIS hingga bentrokan antara petani dan penggembala di pedalaman yang telah menyebabkan ratusan orang tewas. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya