Berita

Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Turki Siap Lancarkan Serangan Baru Di Perbatasan Suriah

SENIN, 07 MEI 2018 | 11:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki akan melakukan operasi militer baru di sepanjang perbatasannya setelah dua serangan sebelumnya ke Suriah.

Hal itu dipastikan oleh Presiden Tayyip Erdogan akhir pekan kemarin ketika dia mengumumkan manifestonya untuk pemilihan umum bulan depan.

Turki sendiri kini tengah melakukan serangan ke wilayah Afrin Suriah utara melawan milisi YPG Kurdi Suriah, yang dianggap Ankara sebagai organisasi teroris yang terkait dengan militan Kurdi yang melancarkan pemberontakan di tanah Turki.


Kampanye Afrin sendiri adalah operasi lintas batas kedua Turki ke Suriah selama perang saudara yang telah berlangsung selama tujuh tahun. Kampanye sebelumnya dijuluki "Perisai Eufrat", menargetkan kelompok militan ISIS dan pejuang Kurdi di Timur Afrin dan selesai pada awal 2017.

Berbicara kepada ribuan pendukung di Istanbul, Erdogan mengatakan operasi Turki di sepanjang perbatasan selatan akan berlanjut sampai tidak ada satu pun teroris yang tersisa.

"Kami tidak akan menyerah pada konstriksi organisasi teroris. Pada periode baru, Turki akan menambah yang baru ke operasi Euphrates Shield dan Olive Branch untuk membersihkan perbatasannya," tegas Erdogan seperti dimuat Reuters.

"Kami menghancurkan koridor teror yang terbentuk di perbatasan selatan kami dengan operasi-operasi ini," sambungnya. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya