Berita

Stormi Daniels/Net

Dunia

Bintang Porno AS Ejek Trump Di Sketsa Komedi Ternama

SENIN, 07 MEI 2018 | 08:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bintang porno Amerika Serikat Stormy Daniels membuat penampilan kejutan di acara televisi populer di Amerika Serikat, Saturday Night Live di tengah pertengkaran hukumnya dengan Presiden Donald Trump atas dugaan perselingkuhan berlanjut.

Di acara tersebut, dia terlibat dalam sketsa pertunjukan yang menyindir Trump. Dalam sketsa itu, tampil aktor Alec Baldwin yang berperan sebagai Trump dan Ben Stiller sebagai pengacara Trump, Michael Cohen.

Dalam sketsa digambarkan Baldwin sebagai Trump menginstruksikan pengacaranya untuk menelepon Stormy Daniels dan memperbaiki semua hal yang telah terjadi.


Daniels sendiri menjawab telepon dengan suara lantang di hadapan penonton.

Stiller memanggil Daniels dan bertanya apakah dia sendirian. Lalu Baldwin kemudian menyela dengan mengtakan, "Dan apa yang kamu kenakan?"

Baldwin juga melanjutkan dengan mengatakan kepada Daniels bahwa semua orang tahu dugaan perselingkuhan adalah hanyalah akting.

"Saya bekerja di film-film dewasa, kami tidak benar-benar dikenal karena akting kami," jawab Daniels.

"Apa yang Anda butuhkan untuk ini semua untuk pergi begitu saja," tanya Baldwin.

Daniels menjawab, "Pengunduran diri".

Namun Baldwin yang tengah memerankan Trump mengatakan bahwa dia telah berhasil memecahkan masalah Korea dan mengapa dia tidak bisa memecahkan masalah dengan Daniels.

"Saya memecahkan Korea Utara dan Korea Selatan, mengapa saya tidak bisa menyelesaikannya?" tanya Baldwin.

Daniels mengatakan, "Maaf Donald, sudah terlambat untuk itu. Saya tahu Anda tidak percaya pada perubahan iklim, tetapi badai adalah bayi yang akan datang".

Daniels sendiri saat ini masih berselisih hukum dengan Trump pasca klaimnya soal hubungan seksual dengan Trump di masa lalu dan upaya pengacara Trump untuk menyuapnya USD 130 ribu pada tahun 2016 jelang pemilu. Trump membantah semua tuduhan tersebut. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya