Berita

Daerah yang paling parah terkena badai debu/BBC

Dunia

Badai Debu Ganas Telan 125 Korban Jiwa Di India

SABTU, 05 MEI 2018 | 14:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 125 orang dilaporkan tewas dalam badai debu ganas di India utara pekan ini.

Angin berkecepatan tinggi dan kilat menghancurkan banyak desa, merobohkan tembok dan membuat puluhan orang terluka.

Seorang juru bicara kantor bantuan juru bicara Uttar Pradesh mengatakan kepada kantor berita AFP, bahwa jumlah korban tewas adalah yang tertinggi dari badai tersebut setidaknya dalam 20 tahun terakhir.


Para pejabat mengatakan, jumlah korban tewas bisa bertambah karena lebih banyak mayat ditemukan.

Kecepatan angin sekitar 132 km/jam disertai badai hujan es dan petir besar menghantam sejumlah wilayah di Indiaa

Departemen Meteorologi India mengatakan lebih banyak badai kemungkinan terjadi di area yang lebih luas sebelum akhir pekan.

"Orang-orang harus waspada," kata kantor komisi bantuan kepada AFP.

Di dua negara bagian Uttar Pradesh dan Rajasthan, badai merobohkan tiang listrik, menumbangkan pepohonan, menghancurkan rumah-rumah dan membunuh ternak.

Distrik Agra di Uttar Pradesh, rumah dari monumen Taj Mahal, adalah salah satu daerah yang paling parah.

Badai juga mempengaruhi tiga distrik di negara bagian Rajasthan, yakni Alwar, Bharatpur dan Dholpur.

Banyak orang mati yang tidur di dalam rumah ketika rumah mereka runtuh setelah disambar petir atau hembusan angin. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya