Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Satu Dari Enam Pensiunan Amerika Serikat Adalah Miliuner

SABTU, 05 MEI 2018 | 09:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah laporan oleh perusahaan perencanaan keuangan United Income menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki lonjakan pensiunan kaya dengan pangsa pensiunan miliarder hampir dua kali lipat, dan kekayaan rata-rata mereka melonjak lebih dari 100 persen sejak 1989.

"Sebagian besar lonjakan kekayaan itu telah terjadi di akun keuangan, yang berarti itu dapat secara relatif lebih mudah dikonversi menjadi pendapatan pensiun, jika diperlukan," kata analis perusahaan, yang menyatakan bahwa kekayaan rata-rata di antara pensiunan sekarang adalah USD 752.000.

Menurut laporan itu, pensiunan AS saat ini lebih sehat, lebih kaya, dan hidup lebih lama daripada generasi sebelumnya.


"Di antara para pensiunan, kekayaan yang melonjak juga tidak mempengaruhi ketimpangan pendapatan, yang tetap tidak berubah dari 30 tahun yang lalu," kata surat kabar itu.

Para peneliti menemukan bahwa pertumbuhan kekayaan telah berkontribusi pada peningkatan 42 persen dalam ketidaksetaraan kekayaan di antara kelompok warga AS yang lebih tua ini.

"Orang-orang telah memiliki pendapatan dan membelanjakan konstan dari waktu ke waktu," kata Matt Fellowes, pendiri dan chief executive officer United Income mengatakan kepada Bloomberg.

Namun demikian, dia menambahkan bahwa pada saat yang sama, kesenjangan antara si kaya dan si ultra-kaya telah meluas.

"Sementara jutawan median meningkatkan kekayaan mereka antara 1989 dan 2016 sebesar 12 persen, misalnya, satu persen jutawan teratas meningkatkan kekayaan mereka 110 persen, atau dari USD 14,9 juta menjadi USD 31,3 juta," sambungnya.

Selama periode yang sama, posisi ekuitas median jutawan meningkat dari 27 persen dari nilai akun keuangan mereka menjadi 55 persen, sementara kekayaan satu persen jutawan teratas lebih dari dua kali lipat, dari USD 14,9 juta menjadi USD 31,3 juta dengan posisi ekuitas mereka membengkak dari 30 persen menjadi 69 persen. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya