Berita

Foto/Net

Nusantara

FPI Buru Oknum Yang Pasang Spanduk HRS "Indahnya Bersatu Dalam Naungan Khilafah Islamiyah"

JUMAT, 04 MEI 2018 | 02:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Front Pembela Islam (FPI) memburu oknum yang memasang spanduk foto Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) bertuliskan "Indahnya Bersatu Dalam Naungan Khilafah Islamiyah".

Anggota FPI Habib Novel Bamukmin mengatakan ada upaya adu domba lewat pemasangan spanduk tersebut.

"Itu hoax, fitnah dan adu domba. Kami lagi cari oknumnya. Kejadian ini bukan kali ini saja, akan tetapi sudah sering dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab untuk memfitnah Habib Rizieq dan FBI," kata Novel, Kamis (3/5).


Dia menegaskan, pihaknya tidak bertanggung jawab atas spanduk yang dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab itu.

Spanduk HRS "Indahnya Bersatu Dalam Naungan Khilafah Islamiyah" yang bersanding dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terpasang beberapa titik di Jabodetabek.

Selain itu, ada juga spanduk yang mencatut logo PKS dan PKB dengan tulisan "Membawa Misi Merubah Negara Demokrasi Menjadi Sistem Khilafah Islamiyah".

Seperti dilansir dari JPNN, Wakil Ketua Humas DPP PKS Dedi Supriadi juga membantah soal keberadaan spanduk itu. Dia mengatakan, spanduk yang beredar mengatasnamakan PKS dukung khilafah tidak benar.

"Itu fitnah. Yang di Depok, Ketua DPD PKS Depok waktu itu menyatakan akan melaporkan ke pihak berwajib," pungkasnya. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya