Berita

Politik

Di Pilpres 2014, Effendi Saman Dukung Prabowo-Hatta

KAMIS, 03 MEI 2018 | 13:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nama Effendi Saman sedang jadi sorotan. Di dunia maya dia dituding melakukan akting saat car free day di Bundaran HI, Minggu (29/4).

Effendi Saman disebut-sebut pria yang memakai kaos #2019GantiPresiden yang mengolok-olok atau diduga melakukan intimidasi terhadap seorang perempuan bersama anaknya yang mengenakan kaos #DiaSibukKerja.

Effendi disebut-sebut merupakan relawan Jokowi ketika Pemilu Presiden 2014 sebagai kordinator Sekber Jokowi. Sementara sekarang dia mengaku sebagai kordinator nasional #2019GantiPresiden


Kabar bahwa Effendi Saman pernah di barisan relawan Jokowi benar adanya. Namun tuduhan lainnya terhadap Effendi salah alamat.

Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Ucok Syafti Hidayat yang beberapa waktu lalu melakukan taubat nasuha di depan Istana karena menyesal telah mendukung Jokowi di Pilpres 2014.

"2013 (Effendi Saman) relawan Jokowi. Tapi saat Pilpres 2014 dukung Prabowo-Hatta," kata Uchok kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Uchok menyampaikan Effendi Saman adalah salah satu Senator ProDEM yang juga Inisiator #2019GantiPresiden. Dia mengatakan apa yang dituduhkan kepada Effendi Saman adalah fitnah dan tuduhan keji.

"Karena dia sangat gencar bersosialisasi #2019GantiPresiden di publik maupun medsos sebagai bentuk hak konstitusional sebagaimana diatur oleh Pasal 28 UUD 1945," tukas Uchok. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya