Berita

Febri Diansyah/Net

X-Files

Laporan Gratifikasi 'Unik' 2018 Di KPK: Keris, Wine Hingga Suplemen Gingseng

RABU, 02 MEI 2018 | 12:51 WIB | LAPORAN:

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka-bukaan tentang laporan gratifikasi pejabat publik sepanjang tahun 2018.

Jangan salah, gratifikasi yang diterima lembaga antirasuah tidak melulu dalam bentuk uang atau barang mewah.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menyebutkan, setidaknya ada 620 pelaporan gratifikasi. Beberapa di antaranya tergolong unik atau tidak lazim.


"Laporan-laporan gratifikasi yang unik selama tahun 2018 adalah satu hektar tanah, perjalanan wisata ke Eropa dan China, keris, mobil mewah, perhiasan emas dan berlian, wine, perjalanan umroh, suplemen ginseng dan uang tunai 200 ribu dolar AS," beber Febri kepada wartawan, Rabu (2/5)

Lebih lanjut Febri mengatakan bahwa laporan-laporan gratifikasi itu tengah dianalisa.

"KPK diberikan waktu 30 hari kerja oleh UU untuk melakukan analisis hingga menetapkan apakah gratifikasi menjadi milik negara atau milik penerima," jelasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya