Berita

Politik

Perindo Angkat Dua Wakil Ketua Umum

SENIN, 30 APRIL 2018 | 20:15 WIB

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menambah struktur kepengurusan yakni dua posisi wakil ketua umum. Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo mengangkat Syafril Nasution dan Muhammad Alfan Baharudin untuk jabatan tersebut.

Langkah strategis ini seiring momentum telah masuknya tahun politik 2018 dan menjelang Pemilu 2019. Penambahan kepengurusan tersebut diharapkan dapat memacu Perindo memenuhi target pemenangan pada pesta demokrasi mendatang.

Menurut Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, posisi waketum ini dibentuk sebagai langkah taktis dan strategis untuk menjadi daya topang sekaligus menjalankan perintah organisasi sesuai dengan pembidangannya. Jabatan kedua waketum efektif mulai tanggal 10 April 2018.


"Ada dua waketum yang dengan tugas yang spesifik, yaitu Syafril Nasution yang ditunjuk secara langsung untuk menangani seluruh tugas-tugas  internal partai dan Letjen TNI Mar (Purn) Muhammad Alfan Baharudin yang juga ditunjuk secara langsung untuk tugas-tugas eksternal,” kata Ahmad Rofiq di Jakarta, Senin (30/4).

Perindo menilai, imbuhnya, kedua figur itu mampu dan piawai sesuai dengan latar belakang karir dan aktivitas selama ini. Syafril Nasution merupakan sosok yang sangat piawai di organisasi kemasyarakatan dan organisasi filantropi.

Begitu juga dengan Muhammad Alfan Baharudin yang merupakan mantan Komandan Korp Marinir TNI AL dan mantan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas).

"Beliau purnawirawan jenderal bintang 3, ahli strategi yang andal dan memiliki pengabdian tanpa batas untuk bangsa dan negara. Sebuah keputusan yang tepat untuk beliau sebagai Waketum Partai Perindo bidang eksternal," tegas Rofiq.

Menilik kapasitas yang dimiliki keduanya, DPP Perindo juga mengaku memiliki harapan besar untuk memenangi kontentasi politik 2019.

"Dengan kemampuan dan pengalaman kedua Waketum, kita optimistis bisa menjadi kekuatan yang solid dan militan," pungkasnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya