Berita

Foto/Humas Setkab

Politik

RI Tawarkan Diri Fasilitasi Pertemuan Jong Un Dan Trump

SENIN, 30 APRIL 2018 | 18:19 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Indonesia berinisiatif mengambil peran lebih terkait kesepakatan damai dan denuklirisasi di Semenanjung Korea, setelah perjanjian Panmunjeon.

Presiden Joko Widodo menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pertemuan antara pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membahas perdamaian di kawasan Semenanjung Korea dan sekitarnya.

Kesediaan dan kesiapan Indonesia itu disampaikan Jokowi seusai pertemuan dengan Dubes Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom dan Korut untuk Indonesia An Kwang Il, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/4).


"Kami menawarkan apabila ada rencana pertemuan antara Presiden Kim Jong Un dan Presiden Donald Trump untuk bisa dilaksanakan di Indonesia, kami siap untuk menjadi tuan rumah bagi pertemuan-pertemuan itu," ujar Presiden Jokowi seperti dilansir pemberitaan Setkab.go.id.

Jokowi menjelaskan, pertemuan dengan dubes kedua negara merupakan tindak lanjut dari pertemuan damai Presiden Korsel Moon Jae-in dan Presiden Korut Kim Jong Un, di Pamunjom, Jumat (27/4).

Menurut Jokowi Indonesia memberikan dukungan penuh agar proses itu dilanjutkan dalam sebuah kesepakatan yang diharapkan berdampak pada proses perdamaian yang ada di kawasan Indonesia dan di seluruh dunia.

Kedua Dubes, lanjut Jokowi, telah menyampaikan bahwa pasca pertemuan kedua pemimpin negara akan ada tindak lanjut mulai dari pertukaran keluarga yang terpisah, kemudian juga proses-proses dalam pembangunan kantor untuk penghubung dari komunikasi Korsel dan Korut.

"Indonesia mengundang Korsel dan Korut untuk berpartisipasi secara besar-besaran dalam Asian Games 2018, di Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang," tutup Jokowi. [nes]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya