Berita

Foto/Net

Otomotif

Suzuki Nex II, Bidik Anak Muda Stylish

SENIN, 30 APRIL 2018 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan skuter matik Suzuki Nex II di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Mo­tor ini membidik anak muda yang stylish.

Managing Director 2W SIS, Seiji Itayama mengatakan, perkenalan Suzuki Nex II di pa­meran IIMS 2018 ini sekaligus menjadi permulaan. Terutama bagi generasi muda mengenal dan menentukan Suzuki Nex II sebagai pilihannya.

"Suzuki Nex II ini memiliki beberapa penyempurnaan dan ada beberapa pilihan varian warnanya. Sehingga semakin mewakili karakter anak muda yang stylish," kata Itayama di Jakarta, kemarin.


Public Relation SIS, Zulfikar Rafi Al Ghani mengemukakan, jumlah anak muda saat ini makin banyak. Terlebih lagi kebutuhan kendaraan yang terjangkau dan berkualitas. "Inilah jawabannya Suzuki Nex II," cetusnya.

Dari segi harga, SIS belum bisa menyebutkan nominalnya, tetapi harganya sangat terjang­kau. "Kami belum bisa sebutkan berapa nominalnya, namanya juga baru perkenalan, kemungki­nan bulan depan harga baru bisa disebutkan," kata Zulfikar.

Bocoran lain yang disebutkan juga Suzuki Nex II ini harganya lebih mahal dari Suzuki Nex generasi sebelumnya. Namun, tidak terpaut jauh dari kakaknya. Sedangkan mesin yang digu­nakan Suzuki Nex II ini masih sama dari generasi sebelumnya, berkapasitas mesin 113 cc.

SIS membidik kenaikan per­mintaan Suzuki Nex II hingga delapan kali lipat. Pembaruan generasi teranyar skutik ber­mesin kurang dari 125 cc meng­incar volume penjualan hingga 5 ribu unit per bulan. Suzuki mem­perbarui tampilan dan spesifikasi Nex.

"Iya naik banget karena me­mang pasar entry level itu besar sekali. Kami targetkan Nex II 5 ribu per bulan. Sebelumya hanya 600 unit sampai 700 unit," ujar Sales & Marketing 2W Departe­ment Head SIS, Yohan Yahya.

Yohan menjelaskan, keya­kinan itu muncul karena dibandingkan versi sebelumnya, Nex II mengalami perubahan total. "Harga belum dirilis karena terbilang sensitif menentukan kemampuan sepeda motor entry level menembus pasar," pung­kasnya. ***

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya