Berita

Andi Arief/Net

Politik

Prabowo Harus Terima Konsekuensi Logis Dari Demokrat

SENIN, 30 APRIL 2018 | 09:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hubungan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sejak di akademi militer sudah sangat baik.

Kata Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief, meski bersaing keduanya tidak pernah saling menyakiti.  

"Setelah SBY mengajak Prabowo pulang dari Jordan sampai hari ini, hubungan juga tetap mesra. Soal sikap politik pasti belum tentu sama, kadang-kadang bisa sama," ujarnya di akun Twitter @andiarief_, Senin (30/4).


Sementara untuk hubungan politik antara Gerindra dan Demokrat, Andi menyebut bahwa Demokrat pada dasarnya mengajak partai lain untuk menjunjung tinggi etika.

Etika yang dimaksud adalah partai lain yang ingin mengajak Demokrat berkoalisi harus menghormati hasil capaian pemilu di 2014 dan elektabilitas calon untuk koalisi Pilpres 2019.

"Partai kami urutan empat. Kami bisa aktif mengajak koalisi urutan 5 dst. Tapi kami pasif terhadap urutan 1 sampai 3," tukasnya.

Andi meminta Prabowo Subianto memahami etika berkoalisi ini. Dengan kata lain, Prabowo harus menerima konsekuensi logis jika ingin mengajak Demokrat berkoalisi.

"Pileg 2014 Demokrat sedikit di bawah Gerindra, dan AHY punya elektabilitas di atas figur yang dimiliki PKS dan PAN," tukasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya