Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Rumah Gerakan 98 Mau Polisikan Penyelenggara CFD #2019GantiPresiden

SENIN, 30 APRIL 2018 | 05:04 WIB | LAPORAN:

Rumah Gerakan 98 akan melaporkan peristiwa intimidasi yang dilakukan oleh relawan #2019GantiPresiden terhadap masyarakat yang mengenakan kaos  #DiaSibukKerja.

Aktivis Rumah Gerakan 98, John Irvan menegaskan bahwa laporan tersebut akan dilayangkan ke Polda Metro Jaya dalam waktu dekat ini.

"Seolah-olah acaranya dibatalkan, tapi pengkondisian penyelenggaraan tetap berjalan diam-diam. Ini berbahaya,” ujarnya dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (30/4).  


Menurut dia, cara-cara intimidasi dalam acara tersebut menunjukkan ada yang berupaya tengah mengkondisikan gesekan horizontal menuju pilpres 2019.

Pihaknya, lanjut Jhon, tengah mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi laporan. Peristiwa tersebut, diharapkan nantinya bisa ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum agar elit politik tidak melakukan provokasi di masyarakat.

"Lihat saja pernyataan Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik yang permisif terhadap aksi intimidasi tersebut. Ini menunjukkan aksi provokatif #GantiPresiden2019 terhadap seorang ibu yang tengah bersama anaknya, adalah sistematik untuk membuat keresahan di masyarakat,” paparnya.

Disisi lain, menurut John Irvan, laporan tersebut dilakukan agar menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk saling menghargai walau pun berbeda pandangan politik. Ia meyakini ini merupakan peristiwa yang bertujuan mematangkan kondisi politik jelang 2019.

"Disini peran penting polisi untuk bertindak. Karena jika dibiarkan, kejadian-kejadian serupa akan banyak terjadi. Pelaku meniru cara-cara intimidatif seperti yang terjadi saat pilkada DKI Jakarta. Kami melihat skenario ini masih disutradarai kelompok politik yang sama,” tutupnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya