Berita

Foto/Net

Politik

Ketua PBNU: Rumah Jokowi Ibarat Rumah Semut

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 21:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberadaan relawan Rumah Jokowi diibaratkan seperti rumah semut yang memiliki prinsip gotong royong.

Begitu kata Ketua PBNU KH Mashudi Suhud saat sambutannya di acara peresmian relawan Rumah Jokowi di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta, Minggu, (29/4).

"Kalau anda lihat semut itu rumahnya juga kecil, namun itu dibangun dari hasil kerja keras dan gotong royong," ujar Mashudi.


Ia menarik pelajaran dari semut sesuai dengan perintah di dalam kitab suci Al-Quran dan beberapa syair yang menyebut filosofi hewan ini. Analogi itu ia pakai untuk menyemangati para relawan Rumah Jokowi yang berdiri untuk memberikan dukungan kepada Jokowi satu periode lagi. Ia yakin segala sesuatunya yang berawal dari niat dan kesadaran maka hasilnya akan baik.

"Kalian punya 500 rupiah, 1000 rupiah atau apa saja yang bisa disumbangkan lama-lama akan menjadi bukit, itulah Rumah Jokowi, karena sesuatu yang dimulai dari keikhlasan Gusti Allah yang membalas," ujarnya.

Rumah ini merupakan wadah bagi masyarakat yang mendukung kepemimpinan sang presiden sekaligus ingin berkontribusi pada masyarakat luas. Pengelola Rumah Jokowi Tingkat Pusat, Yongki Jonacta Yani, mengatakan, Rumah Jokowi adalah tempat berkumpul para pendukung Jokowi untuk melakukan koordinasi, konsolidasi, serta melaksanakan "Gerakan Kebaikan Bagi Bangsa".

Sebenarnya Rumah Jokowi sudah ada sejak April 2014. Saat itu keberadaan Rumah Jokowi, bertujuan membangun gerakan dan konsep untuk pemenangan Joko Widodo dalam Pilpres 2014. Tahun ini Rumah Jokowi kembali dibentuk bukan secara fisik, melainkan menggabungkan kembali konsep dan gerakan yang sebelumnya sudah ada. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya