Berita

Rizal Ramli di rumah pembuangan Bung Karno di Bengkulu/RMOL

Politik

Hasto Sarankan SMI Tak Hadiri Debat Utang Luar Negeri, Rizal Ramli: PDIP Bukan Partai Wong Licik

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 18:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

PDI Perjuangan mestinya menjadi partai yang membela kepentingan wong cilik, seperti khitahnya. Bukan sebaliknya, menjadi partai pembela wong licik.

Begitu dikatakan ekonom senior DR. Rizal Ramli saat dimintai pandangannya soal saran yang disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto agar SMI tidak menghadiri undangan debat terbuka mengenai utang luar negeri.

"Saya hanya ingin memenuhi permintaan Presiden Jokowi yang saya kira didasarkan pada niat baik untuk bangsa dan negara kita. Jadi, kalau Pak Jokowi sudah meminta agar ada adu data tentang utang luar negeri, seharusnya SMI memenuhi permintaan itu," ujar Rizal Ramli saat ditemui di Hotel Grage Horizon, Bengkulu, Minggu petang (29/4).


"Setahu saya, PDIP itu didirikan untuk membela kepentingan wong cilik, bukan untuk membela wong licik," kata Rizal Ramli.

Dia menambahkan, dalam kunjungan ke Bengkulu dirinya mengunjungi rumah yang pernah ditinggali Bung Karno saat dibuang Belanda ke Bengkulu selama empat tahun dari 1938 hingga 1942. Selain itu, Rizal Ramli juga mengunjungi kediaman Ibu Fatmawati, Ibu Negara pertama Indonesia.

"Dari tempat-tempat bersejarah ini, saya yakin tidak ada sedikitpun niat Bung Karno dan Ibu Fatmawati ikut mendirikan Indonesia untuk mengkhianati rakyat. Seharusnya, perjuangan Bung Karno dan Ibu Fat membela rakyat diingat, jangan dilupakan walau sudah berkuasa," demikian Rizal Ramli. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya