Berita

Romahurmuzy/Net

Politik

Dituduh Tinggalkan Khittah PPP, Romi: Dari Dulu Ahmad Yani Itu Gemar Pindah Partai

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 17:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum PPP M Romahurmuzy angkat bicara terkait pernyataan mantan Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani yang menilai Romi sudah meninggalkan khittah atau prinsip dasar PPP.

Menurut Romi, Ahmad sendiri yang sudah meninggalkan PPP dan prinsip yang dijalankan PPP.

"Pak Ahmad Yani dari dulu senangnya pindah-pindah partai. Sekarang dia meninggalkan PPP," kata M Romahurmuzy di kawasan Senayan, Jakarta Minggu, (29/4).


Romi menambahkan sejak tahun 1999 Ahmad kerap bergonta-ganti partai, mulai dari Partai Ummat Islam, Partai Amanat Nasional, PPP pada 2009.

"Jadi yang meninggalkan Khittah itu siapa, Tahun 1999 dia di PUI, 2004 di PAN, 2009 di PPP, sekarang sudah bukan di PPP," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Ahmad Yani menilai PPP kubu Romahurmuziy maupun kubu Djan Faridz sama-sama telah melenceng dari khittah perjuangan.

Ia menjelaskan bahwa khittah perjuangan PPP itu adalah menjalankan visi untuk memperjuangkan Indonesia dan umat Islam. Sementara kebijakan PPP kubu Romi maupun Djan sama-sama jauh dari nilai-nilai yang tertuang dalam prinsip tersebut.

Hal itu jugalah yang membuat dirinya bergabung di PBB yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra.

"PPP saat ini membela Ahok dan sepakat dengan Perppu Ormas untuk membubarkan HTI, itu jauh dari prinsip PPP khittah," bebernya. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya