Berita

Politik

Cegah Korban, Pemerintah Harus Tertibkan Masyarakat Yang Kelola Sumur Minyak Bekas

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 16:42 WIB | LAPORAN:

DPR meminta pemerintah untuk menertibkan pengelola sumur minyak oleh masyarakat.

Ketua Komisi VII DPR, Herman Khaeron menjelaskan penertiban yang dilakukan bisa melalui sosialisasi dan pembinaan terkai ancaman dan resiko pegelolaan sumur minyak secara amatir.

Penertiban yang dilakukan juga mengendepankan langkah persuasif agar tidak menghilangkan sumber penghidupan masyarakat. Sebab menurutnya ledakan sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur bukanlah kejadian pertama dalam kasus sumur minyak yang dikelola masyarakat.


"Pengelolaan sumur minyak oleh masyarakat kan ini banyak, akan tetapi tidak memenuhi unsur aturan perundang-undangan dan Health, Safety, and the Environment (HSE)," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/4).

Herman menjelaskan sumur minyak yang dikelola masyarakat merupakan peninggalan penggalian masa lalu yang sudah tidak produktif. Peluang adanya minyak sisa yang diincar masyarakat sebagai mata pencaharian.

Menurutnya, perlu ada langkah konkret dari pemerintah untuk menertibkan para pengelola sumur minyak oleh masyarakat.

"Ditertibkan dalam artian untuk memenuhi aturan perundang-undangan yang berlaku, memenuhi semua unsur HSE itu, tetapi hajat hidup pendapatan tidak dihilangkan," pungkasnya. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya