Berita

Hasto Kristianto/Net

Politik

PDIP: Rekaman Suara Rini Soemarno Tidak Gerus Elektabilitas Jokowi

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 15:20 WIB | LAPORAN:

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai rekaman suara telepon yang diduga Menteri BUMN, Rini Soemarno dengan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir tidak akan menggerus tingkat keterpilihan alias elektabilitas dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam ajang Pilpres tahun 2019 nanti.

Menurut dia, Jokowi sama sekali tidak ada urusannya dengan masalah pembagian saham proyek-proyek storage LNG di beberapa daerah yang diduga melibatkan kakak kandung Rini, Arie Hernanto Soemarno.

"Pak Jokowi kan sosok yang bersih, pekerja keras," tegasnya saat ditemui di Season City Mall, Jakarta Barat, Minggu (29/4).


Justru menurut dia, jika memang seorang menteri melibatkan keluarganya dalam suatu proyek, maka itu merupakan bentuk nyata dari pelanggaran dari perintah Jokowi sendiri.

Diketahui, mengetahui rekaman yang mirip suara Rini dan Sofyan beredar luas. Atas hal itu, Sofyan berencana melakukan langkah hukum demi mencari tahu pelaku penyebarnya.

Disinggung mengenai rencana tersebut Hasto mempersilahkan, namun yang pasti, pihaknya tidak setuju jika ada keluarga yang campur tangan dalam urusan negara.

"Ya kita negara hukum. Semua pihak yang merasa dirugikan, proses hukum. Itu merupakan langkah hukum yang berkeadilan. Tapi sekali lagi yang kami lihat adalah ketika keluaga campur tangan dalam urusan negara itu tidak bisa dibenarkan," Demikian Hasto. [nes]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya