Berita

Foto:RMOL

Politik

Ini Alasan Hasto Pakai Kaos "Jadi Presiden Itu Berat, Biar Jokowi Saja"

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN:

. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hadir dalam acara Try Out Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) PDIP di Season City Mall, Jakarta Barat, Minggu (29/4).

Menariknya, dia datang menggunakan kaos warna putih bertuliskan "Jadi Presiden Itu Berat, Biar Jokowi Saja" yang dibungkus dengan jas warna merah.

Usai acara, kepada awak media yang meliput acara, Hasto mengatakan bahwa dirinya memakai kaos itu semata-mata untuk menghargai hasil karya salah satu desainer muda yang bernama Jopan.


"Dia mengirimkan kaos ke saya, ya udah saya pakai. Dan kemarin saya kasih ke Mbak Puti (Puti Guntur Soekarno)," katanya.

Pemakaian kaos itu kata dia merupakan kritikan bagi orang-orang yang ingin menjadi calon wakil presiden (Cawapres) yang mendampingi Jokowi. Sebab, seorang capres-cawapres harus muncul dari keinginan masyarakatnya Indonesia.

"Ini realitasnya, Pak Jokowi pemimpin rakyat menjadi Presiden itu tidak mudah. Sekarang tiba-tiba mendadak Cawapres semua, pengen jadi Cawapres. Maka ini mengingatkan dari seorang desainer muda bahwa menjadi pemimpin itu rakyat yang menentukan," urainya.

Dipertegas kalau kaos yang dipakainya itu untuk menandingi kaos bertanda pagar #2019GantiPresiden, Hasto bilang gerakan semacam itu tidak perlu ditanggapi.

"Enggak usah ditanggapi. Enggak usah ditanggapi karena yang penting ke bawah," pungkasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya