Berita

Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Hasto Ke Prabowo: Mari Berkompetisi Secara Sehat

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 13:15 WIB | LAPORAN:

. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto angkat bicara soal pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mengatakan bahwa Pasal 33 UUD 1945 tentang pengelolaan sumber daya alam telah ditinggalkan oleh pemerintah saat ini.

Hasto mencibir dengan mengatakan bahwa yang dikatakan Prabowo sesungguhnya tidak berdasarkan data dan fakta yang ada.

"Ya beliau mengelola perusahaannya kan juga masih beberapa menjadi persoalan-persoalan. Jadi sebaiknya pemimpin  itu bicara berdasarkan prestasi ya," ketusnya di sela-sela acara Try Out SMBPTN PDIP 2018, di Jakarta Barat, Minggu (29/4).


Ditekankan Hasto, menjadi seorang pemimpin haruslah berbicara berdasarkan kinerja. Bukan berbicara tanpa data hanya karena rasa tidak suka.

"Itu tidak boleh. Mari kita berkompetisi secara sehat dengan menyampaikan prestasinya di hadapan rakyat. Itu tren kepemimpinan milenal seperti itu, menampilkan daya terobosan kinerja bukan sekedar berbicara," demikian anak buah Megawati Soekarnoputri ini.

Prabowo Subianto sebelumnya mengatakan bahwa sistem ekonomi Indonesia saat ini tengah berada di jalur yang salah. Kesalahan itu sudah sering diingatkan namun pemerintah terus mengacuhkan. Sistem ekonomi yang dijalankan saat ini telah melenceng jauh konstitusi bangsa. Pasal 33 UUD 1945 tentang pengelolaan sumber daya alam telah ditinggalkan oleh Jokowi.

"Kita meninggalkan UUD 45, kita meninggalkan Pasal 33 UUD 45. Karena itulah kekuatan kekayaan Indonesia tidak ada di Indonesia. Karena itu, ini semua semu, kita semua berada dalam keadaan rawan," imbuh Prabowo.

Untuk itu, lanjutnya, perlu ada gerakan demokrasi untuk memperbaiki kondisi tersebut. Namun gerakan yang dilakukan tetap harus sesuai secara konstitusional, damai, dan secara santun. "Kita ingin melakukan gerakan itu secara konstitusional, hukum, damai, santun, dan secara gagasan," ucap Prabowo.

"Kita harus menjaga kekayaan kita, harus tinggal di Indonesia, dan harus dipergunakan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Tidak boleh hanya segelintir orang saja," tekan Prabowo menambahkan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya