Berita

Foto/Net

Nusantara

Takmir Masjid Garda Terdepan Bentengi Tempat Ibadah Dari Penyebaran Radikalisme

MINGGU, 29 APRIL 2018 | 07:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya terkait peran positif yang selalu diberikan oleh para ulama dalam merawat kebhinnekaan.

"Apresiasi setinggi-tingginya untuk para ulama, kiai serta para takmir masjid yang konsisten merawat prinsip kebhinnekaan selama ini," ujar BG sapaan akrab purnawirawan jenderal polisi itu saat bersilaturrahmi dengan ulama dan takmir masjid Se Jawa Tengah, di Masjid Agung, Semarang, Jateng, Sabtu (24/4).

BG menegaskan dalam perjalanan sejarahnya masjid telah mengalami perkembangan pesat di Indonesia baik fisik maupun fungsi dan perannya.  


"Di masa Rasulullah, masjid memang memiliki multi fungsi baik sebagai tempat ibadah juga tempat menimba ilmu sehingga siar dakwah Islam bisa mencapai titik kejayaan penjuru dunia kala itu," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Oleh karena itu, BG berharap dengan tumbuhnya masjid yang kian banyak diharapkan berfungsi seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

"Yang saya khawatirkan, masjid disinyalir disalahgunakan oleh oknum menjadi tempat pengajaran dan penyebaran paham radikalisme sebagai bibit terorisme. Apalagi di alam demokrasi seperti sekarang ini," kata BG mawanti-wanti.

Mantan Wakapolri itu berharap para takmir masjid menjadi garda terdepan membentengi tempat ibadah dari paham radikal maupun politik praktis.

"Jangan jadikan masjid sebagai tempat penyebaran ujaran kebencian, apalagi kini sudah memasuki tahun politik.  Jaga NKRI apapun konsekuensinya. Situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah jangan pernah terjadi di Indonesia," tutup BG. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya