Berita

Megawati dan Rini Suwandi/Net

Politik

Ternyata Rini Soemarno Pernah Gunakan Uang Bulog Untuk Beli Sukhoi Yang Penuh Patgulipat

SABTU, 28 APRIL 2018 | 23:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Saat menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era pemerintahan Megawati Soekarnoputri, Rini Soemarno yang ketika itu masih dikenal sebagai Rini Suwandi pernah menggunakan dana Bulog untuk membeli pesawat Sukhoi.

Hal itu disampaikan ekonom senior DR. Rizal Ramli melalui akun Twitternya, @RamliRizal beberapa saat lalu,

Menurut RR, demikian dia kerap disapa, saat itu Bulog memiliki keuntungan sebesar Rp 5 triliun karena berhasil dalam stabilisasi harga beras.


Rizal Ramli pernah menjabat sebagai Kepala Bulog pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid, sebelum dipercaya menjadi Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan.

Setelah Gus Dur digulingkan di bulan Juli 2001, Mega mengambil alih kepemimpinan nasional. Salah satu tokoh yang diangkat Mega sebagai menteri untuk membantu dirinya adalah Rini Suwandi yang setelah bercerai dengan suaminya kini dikenal sebagai Rini Soemarno.

Pada masa itulah, pemerintahan Mega membeli pesawat tempur Sukhoi dari Rusia. Kelak pembelian pesawat itu juga mengandung kontroversi.

Kini hubungan Megawati dan Rini Soemarno disebutkan tidak baik sama sekali.

"Waktu RR jadi Ketua Bulog tahun 2000 berhasil stabilkan harga beras dan naikkan keuntungan Bulog Rp 5 Trilliun. Uang Bulog tsb “diambil” oleh Rini Suwandi, tanpa proses budgeter, utk membeli squadron pswt Shukoi yg pertama, yg penuh skandal dan patgulipat itu," tulis Rizal Ramli.

Twit singkat RR ini memberikan informasi tambahan di tengah pembicaraan mengenai manuver Rini yang terkesan sangat powerful di tubuh pemerintahan Joko Widodo. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya