Berita

Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Lieus Sungkharisma: Presiden Wajib Fasilitasi Debat Terbuka RR Vs SMI

JUMAT, 27 APRIL 2018 | 10:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Maraknya pemberitaan tentang Presiden Joko Widodo yang menantang para penentangnya untuk berdebat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal utang luar negeri RI memancing banyak reaksi.

Tidak sedikit pihak yang mendukung agar tantangan itu direalisasikan, termasuk Koordinator Forum Rakyat Lieus Sungkharisma.

"Saya setuju. Debat itu harus dilakukan secara terbuka untuk publik agar semua rakyat Indonesia tau siapa yang benar dan siapa yang salah soal utang luar negeri RI itu," kata Lieus dalam ketrangannya, Jumat (27/4).


Ekonom senior Rizal Ramli, kata Lieus, sudah secara terbuka menjawab tantangan Jokowi sapaan akrab Kepala Negara. Karena itu, Lieus balik menantang Jokowi untuk memfasilitasi debat tersebut.

"Pak Jokowi harus memfasilitasi debat tersebut. Debat itu harus disaksikan seluruh rakyat," katanya.

Dengan demikian, tambah Lieus, pemberitaan soal utang luar negeri RI menjadi jelas.

"Rakyat Indonesia menjadi tahu berapa sesunguhnya utang Indonesia dan untuk apa saja utang itu dipergunakan," katanya lagi.

Seperti diketahui, media memberitakan utang luar negeri Indonesia telah mencapai Rp 4.000 triliun dan dikritik banyak pihak. Banyaknya kritik itu membuat Presiden Jokowi mempersilakan para pengkritik pemerintah beradu argumen soal utang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Kalau Menteri Keuangan Sri Mulyani dan ekonom-ekonom yang mengerti masalah makro juga saling beradu argumen, itu bagus," ujar Jokowi dalam acara Mata Najwa, Rabu (25/4).

Pernyataan Presiden Jokowi itu langsung disambut Rizal Ramli yang juga Menko Prekonomian era Presiden Gus Dur.

"Saya siap berdebat secara terbuka dengan Sri Mulyani soal utang luar negeri RI. Semoga dengan debat tersebut masyarakat jadi tercerahkan," kata Rizal dalam akun twiternya.

Lieus menilai, jawaban Rizal Ramli terhadap tantangan Presiden Jokowi itu suatu yang wajib dipenuhi Presiden.

"Presiden sudah menantang dan Pak Rizal Ramli sudah menjawab tantangan itu. Nah, konsekuensi logisnya, Presiden harus membuka forum bagi terlaksananya debat tersebut. Dengan debat itu akan ketahuan siapa yang selama ini memanipulasi angka-angka dan berbohong," kata Lieus.

Ditambahkan Lieus, karena sudah melontarkan tantangan, tentu ada konsekuensi yang harus ditanggung Presiden Jokowi jika ternyata beliau tidak mau membuka forum atau memfasilitasi debat tersebut.

"Rakyat akan menilai Presiden Jokowi ternyata seorang yang tidak konsisten. Cuma seorang reaksioner belaka yang tidak siap menerima kritik. Penilaian itu akan berdampak buruk pada elektabilitasnya sebagai calon presiden petahana pada Pilpres 2019 mendatang," katanya.

"Kini rakyat menanti apakah tantangan debat tersebut benar-benar akan terlaksana atau sekedar meramaikan pemberitaan media massa belaka," pungkas Lieus menambahkan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya