Berita

Ahmad Abu Hussein/Net

Dunia

Pasukan Israel Tembak Mati Wartawan Palestina, Ada Apa?

JUMAT, 27 APRIL 2018 | 01:46 WIB | LAPORAN:

RMOL. Seorang wartawan Palestina, Ahmad Abu Hussein, 24 tahun, meninggal setelah ditembak oleh pasukan Israel pada Rabu, (25/4), seperti dilansir Middle East Eye.

Padahal, belum genap satu bulan, sejak insiden serupa menimpa wartawan Palestina Yasser Murtaja. Yasser ditembak di bagian dada oleh tentara Israel.

Ahmad diketahui berstatus wartawan foto dan koresponden untuk stasiun radio Al Shaab. Ia ditembak saat meliput gerakan yang sedang dilakukan oleh rakyat Palestina, Great March of Return.

Gerakan ini adalah unjuk rasa orang-orang di Gaza untuk yang meminta agar tanah dan rumah yang direbut Isral dikembalikan kepada mereka. Sebenarnya Ahmad ditembak dua minggu yang lalu.

Dua hari setelah tertembak dia mendapatkan perawatan di rumah sakit Ramallah. Setelah itu, ia dipindahkan lagi di rumah sakit Tel Hashomer di Israel pada 19 April hingga akhirnya kementerian menyatakan dia meninggal.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf Al Qidra menyalahkan Israel karena menunda pemindahan Ahmad ke Tepi Barat.

"Dia seharusnya dipindahkan ke rumah sakit di Ramallah segera, karena situasinya sangat kritis," katanya.

Juru Bicara Departemen Otoritas Palestina Osama Al Najjar mengatakan, Ahmad membutuhkan keajaiban untuk menyelamatkan hidupnya pada saat dia tiba di Kompleks Medis Palestina di Ramallah. Apalagi bagian pankreas dan livernya dihilangkan selama operasi karena kerusakan yang ditimbulkan oleh peluru.

Ahmad tinggal bersama ibunya yang janda, Rajaa. Juga bersama saudara perempuannya, Luna, 20 tahun, dan saudara laki-lakinya, Diyaa, 16 tahun. Mereka tinggal di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza utara.

Sepupunya, Mohammed, menggambarkan Ahmad sebagai pencari nafkah selama tiga tahun terakhir. Ini sangat menyedihkan bagi keluarganya.

Pemerintah Israel hanya mengizinkan ibunya, Rajaa untuk menemani putranya di rumah sakit di Israel. Namun Israel menolak memberi izin kepada adik laki-lakinya untuk menengoknya.

Sekjen untuk Pers The Democratic Press Association di Gaza, Rami al-Sharafi mengutuk pasukan Israel yang menargetkan wartawan di Gaza.

"Ahmad Abu Hussein mengenakan rompi biru yang merupakan tanda pers, semua orang di dunia ini tahu pers tidak seharusnya menjadi target penembakan," ujarnya. [sam]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya